Surabaya

Pasutri Simpan 14,2 Kg Ganja, Ditangkap Polisi Di Perbaungan Serdangberdagai

Spread the love

Serdang – Metroliputan7.com, Pasangan suami istri (Pasutri) Musyafar alias Syafar (40) dan Tiara Nika Lubis (23) ditangkap Polsek Perbaungan karena mengedarkan 14,2 Kg ganja kering. Meski pasangan suami istri namun alamat KTP mereka berbeda-beda.

Untuk tersangka Syafar tercatat sebagai warga Dusun IV Masjid Nenassiam, Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara sementara istrinya tercatat sebagai warga Jalan Sederhana, Dusun Seroja, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang.

Mendapat laporan, petugas kemudian melakukan penyelidikan di lokasi yang disebutkan dan berhasil mengidentifikasi tersangka. Kemudian dilakukan penyelidikan selama sepekan terakhir. Setelah mengetahui identitas tersangka, petugas melakukan penangkapan dengan teknik under cover (penyamaran).

Setelah itu tim Opsnal melakukan pengintaian dan belakangan tersangka Musyafar bersama isterinya berhasil di kecoh petugas dengan cara mencoba membeli ganja tersebut dan disepakati bertemu di TKP.

Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Robin Simatupang didampingi Kapolsek Perbaungan AKP Viktor Simanjuntak mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat.

“Pasangan suami istri tersebut yakni Musyafar alias Syafar (40) dan Tiara Lubis (23). Penangkapan keduanya berawal dari laporan warga yag resah terkait maraknya peredaran ganja di Dusun II, Desa Sei Sijenggi, Kecamatan perbaungan,  Kabupaten Serdangbedagai, Sumatra Utara,” Kapolsek Perbaungan, AKP Viktor Simanjutak

“Saat transaksi terjadi, petugas kemudian mengamankan tersangka. Dari tangan kedua tersangka, petugas mengamankan barang bukti 14,2 kg ganja kering dalam plastik berwarna hitam. Ganja tersebut disimpan di dalam mobil Innova dengan nomor polisi BK 1934 GD,” kata Viktor Simanjutak, Sabtu (28/11/2020).

Kepada petugas, tersangka mengaku memperoleh barang tersebut dari seorang rekannya bernama Wawan yang tinggal di Medan Helvetia. Saat petugas melakukan pengembangan ke Medan Helvetia, tersangka Musyafar mencoba melarikan diri dengan melawan petugas.

“Petugas kami kemudian memberikan tindakan tegas dan terukur kepada tersangka berupa tembakan di kakinya,” ucapnya.

Saat ini pihak kepolisian pun masih terus mendalami setiap keterangan kedua tersangka. Sebelum dibawa ke Satnarkoba Polres Sergai keduanya sempat lebih dahulu mampir di Polsek Perbaungan.

Atas perbuatannya ini keduanya pun dijerat dengan pasal 114 Jo 112 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (LEP)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker