Opini

Gubernur Jawa Timur Hofifah Indar Parawansa Punya Cerita Tentang Keistimewaan Gus Dur

Desember Bulan Gus Dur

Opini – Metroliputan7.com, Ada cerita menarik mengenai Gus Dur, yang dialami Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dalam acara Haul Gus Dur yang bertemakan ‘Semua Demi Bangsa dan Negara’.

Khofifah mengenang perjalanan Inspiratif Gus Dur saat mencalonkan dirinya menjadi Presiden.

“Ada banyak di antara kita yang sudah punya banyak bukti tentang kewalian Gus Dur, ketika pertanggungjawaban Pak (mantan presiden) Habibi ditolak, setengah jam berikutnya Gus Dur menelepon ‘saya mau nyalon Presiden’ begitu,” ucapnya di kediaman Gus Dur, Jalan Warung Silah Nomor 10, Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat (22/12) malam.

Khofifah menuturkan, seharusnya yang bertanggung jawab mengurus pencalonan itu adalah sekretaris Fraksi PKB.

Namun Gus Dur memilih ikut turun tangan sendiri mencalonkan dirinya jadi Presiden.

Bahkan dengan alasan tak mau mengganggu waktu istirahat Kapolres yang menjabat kala itu.

Lanjut Khofifah, Gus Dur ‘Nekat’ membuat sendiri sejumlah persyaratan administrasinya.

“Setengah satu dini hari kita harus mengeluarkan surat Gus Dur berkelakuan baik (SKKB).

Siapa yang berani ngetuk pintu Kantor Kapolres, pokoknya saya harus ada surat keterangan Gus Dur tidak sedang dipidana, ada dari Pengadilan Tata Usaha bahwa Gus Dur tidak sedang pailit,” tutur Khofifah.

“Jadi pada dasarnya pencalonan Gus Dur itu dia sendiri yang tanda tangan,” imbuhnya.

Cerita gubernur jatim Khofifah tentang Perjalanan Gus Dur Jadi Presiden
Keesokan paginya.

Lanjut Khofifah, dirinya bersama Arifin Junaidi yang merupakan salah satu orang kepercayaan Gus Dur, mendaftarkan Gus Dur menjadi presiden.

“Sekitar pukul 06.00 WIB saya bilang Cak Arifin ayo mendaftarkan Gus Dur jadi Presiden.

Itu cuma kami berdua, bukan berombongan seperti Calon Bupati atau Walikota, Pukul 10.00 sidang pleno dibuka oleh Pak Amien Rais, menyebutkan Nama-nama Calon Presiden,” ungkap Khofifah.

Saat tiba waktunya Amien Rais mengecek data-data Calon Presiden, Khofifah mengaku dirinya kala itu merasakan cemas luar biasa sebab ia tahu perihal sejumlah syarat Administrasi yang ditulis sendiri oleh Gus Dur.

“Karena saya tau surat-surat di tandatangani sendiri oleh Gus Dur, jantung saya berdebar-debar.

Akhirnya Subhanallah, Pak Sekjen MPR mengumumkan persyaratan Gus Dur lengkap. Jadi kalau mau nanya kewalian Gus Dur ya pada saat itu,” ucapnya.

“Setelah itu Gus Dur kemudian terpilih menjadi Presiden.

Tanda-tanda kewalian Gus Dur sangat banyak kita punya cerita, Mudah-mudahan kita mendapat barokah bagi kita semua,” tutup Khofifah Tidak terasa air mata ini menetes, alfatiha buat guru bangsa ini.

(Bersambung Bab VIII)

Journalist : Idham

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker