Surabaya

Machfud Arifin Ajukan Gugatan, Senin Depan Akan Tempuh Jalur ke Mahkamah Konstitusi

Surabaya – Metroliputan7.com, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya telah menyelesaikan tahapan rekapitulasi dan penetapan hasil pemilihan Kepala Daerah Kota Surabaya 2020 pada hari Kamis, 17 Desember 2020.

Hasilnya, Pasangan Calon Nomor Urut 1 unggul dalam dalam penetapan tersebut.

Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Machfud Arifin – Mujiaman, akan mengajukan gugatan sengketa Pilkada Surabaya 2020 ke Mahkamah Konstitusi.

Pasangan nomor urut 2 ini menganggap banyak kecurangan yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif (TMS).

“Sebagai bentuk pertanggung jawaban kepada pemilih, kami memutuskan untuk menempuh langkah konstitusional ke Mahkamah Konstitusi,” ujar Machfud Arifin kepada awak media, Kamis (17/12/20) di Posko Pemenangan MA Center jalan Basuki Rahmat Surabaya.

“Kami menyadari terdapat begitu banyak kecurangan yang bersifat terstruktur, sistematis dan massif dalam pemilihan kepala daerah Kota Surabaya, khususnya stuktur birokrasi, kebijakan dan anggaran yang diarahkan untuk memenangkan pasangan calon tertentu,” terangnya.

Pasangan ini telah menunjuk tim kuasa hukum yang terdiri dari enam pengacara. Mereka adalah Donal Fariz, Febri Diansyah, Veri Junaidi, Jamil Burhan, Slamet Santoso, dan Muhammad Sholeh.

Mereka rencananya akan mendaftarkan gugatan ke MK Senin pekan depan.

Sebelumnya, hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilkada Surabaya menunjukkan pasangan Machfud Arifin-Mujiaman kalah dari Eri Cahyadi – Armudji, Machfud-Mujiaman memperoleh 451.794 suara, sedangkan Eri-Armudji mendapat 597.540.

“Menang atau kalah adalah hal yang biasa dan terlalu kecil untuk diperdebatkan. Machfud ingin menjadikan perjuangan di MK sebagai warisan (legacy) untuk menjadikan demokrasi yang lebih baik untuk kedepannya,” tandasnya.

Journalist : Eko andhika

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker