Sampang

Dugaan Korupsi Puskesmas Disorot, Kepala Puskesmas Sebut Kejaksaan Terlibat

Sampang – Metroliputan7.com, Adanya dugaan pemotongan Dana Kapitasi di Puskesmas, Kabupaten Sampang Madura, Jawa Timur, tampaknya menjadi hal biasa lantaran merasa aman dan terlindungi oleh salah satu institusi negara di wilayahnya.

Dugaan pemotongan dana kapitasi kini terjadi di puskesmas Omben dengan sebelumnya terjadi di puskesmas Robatal. Dimana dana Kapitasi untuk honor Jasa Pelayanan (Jaspel) pegawai di puskesmas Omben diduga dipotong sebesar 17 persen dari penerimaannya.

Herannya lagi, tersiar semua puskesmas di Sampang mempunyai pelindung dari aparat penegak hukum di Sampang, sehingga terkesan oknum yang hendak melakukan penyimpangan di segala bentuk kegiatannya merasa kebal hukum.

Hal itu diungkap Kepala Puskesmas Omben, Lilik Suryani saat dihubungi melalui Pesan WhatsApp mengenai dugaan pemotongan dana Kapitasi untuk honor Jaspel pegawainya, pihaknya dengan lantang menyebut bahwa semua puskesmas di Kabupaten Sampang sudah dilindungi oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari).

“Untuk sekarang ini kejaksaan Sampang sudah MoU dengan seluruh Puskesmas dan menjadi pelindung semua puskesmas,” tegasnya saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp.

Terpisah, saat dikonfirmasi Kasi Intel Kejari Sampang, Ivan Kusumayuda tidak membantah jika puskesmas di Sampang ada MoU dengan instansinya, namun pihaknya menjelaskan, MoU yang dimaksud yaitu bagian Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

“Jadi tidak benar jika kami disebut sebagai pelindung, apalagi pelindung yang mengarah pada unsur pidana.

Sekali lagi tidak benar jika kami menjadi pelindung seluruh puskesmas, tapi kalau ada MoU yang hanya berkaitan dengan Datun, itu benar,” tegasnya membantah.

Namun begitu, Ivan terlihat salah tingkah ketika disodorkan bukti-bukti pelanggaran yang terjadi di Puskesmas Omben.

“Semua bukti-bukti ini, kami kaji dulu dan nunggu Perintah dari pimpinan mas, anti pasti saya kabari perkembangannya,” ungkap.

Menanggapi hal tersebut Rifai, selaku Sekjen LSM Lasbandra, mengaku optimis dari pihak kejaksaan Sampang akan Profesional, karena pencatutan nama sebagai pelindung Puskesmas sekabupaten Sampang sudah mencoreng nama baik kejaksaan itu sendiri.

“Kita percayakan ke pihak kejaksaan terkait pernyataan Kepala Puskesmas Omben, walaupun di tahun 2020 ini, Kejari Sampang minim PRODAK,” bebernya penuh tanda tanya.

Journalist : Hen’s

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker