Sampang

Kapolsek Sampang Kota Berikan Bantuan Warga Tersambar Petir

Sampang – Metroliputan7.com,
Jajaran Kepolisian Sektor Kota Sampang Silaturrahmi kekediaman warga yang tersambar petir pada hari Jum’at (9/12/2020), serta memberi bantuan kepada keluarga korban (Sutina) yang beralamatkan di Dusun Brambang, Desa Tamansareh, Kecamatan Sampang Madura, Senin (21/12/2020).

Kapolsek Sampang Kota Iptu Tomo S.Pd yang didampingi Ps Kanit Intelkam Polsek Sampang, Ps. Kanit Reskrim dan anggota, Ps.Kanit Bimas dan Bhabinsa Serda Sugeng melakukan takziah kerumah Korban.

Almarhum yang bernama Jumhari (55) tahun, meninggalkan 6 orang anak, dan 2 orang lainya sudah berkeluarga, serta anak yang paling kecil masih berumur (9) tahun.

Kronologi tewasnya Almarhum Jumhari, bermula Pada hari Jum’at 19 Desember 2020 sekira 15:30 Wib, korban pada saat kejadian sedang bekerja disawah bersama istrinya Sutina (45) tahun sedang membersihkan rumput.

Setelah selesai bekerja, Korban terlebih dahulu menghabiskan waktunya untuk minum kopi, sedangkan istrinya berpamitan pulang terlebih dahulu.

Namun Sutina tidak langsung pulang akan tetapi masih berada diarea sawah tersebut.

Selang beberapa saat kemudian,
ketika korban selesai minum kopi dan mau pulang, situasi hujan saat itu masih lebat sekali.

“Tiba-tiba di saat bersamaan korban langsung tersambar petir,” ujar Iptu Tomo menjelaskan kepada awak Media.

Sutina istri korban yang saat itu masih berada di sekitar sawah dan belum pulang kerumah, pada saat mendengar suara petir dan melihat dari kejauhan, kalau suaminya disambar petir.

Seketika itu langsung berlari mendekati Jumhari (Istri Korban).

Tak ayal kondisi suaminya luka parah dan seketika itu langsung meninggal di Lokasi.

Kemudian Sutina menjerit untuk minta pertolongan seketika kepada warga sekitar.

“Bapak Sa’ad selaku perangkat Desa (Apel) kebetulan saat itu mendengar jeritan Sutina, dan dibantu dengan beberapa warga yang lainnya langsung mendatangi Sutina yang meminta pertolongan,” katanya.

Setelah itu lalu korban di gotong warga dan di bawa pulang kerumahnya.

“Sementara itu almarhum Jumhari (korban) tersambar petir masih belum dikebumikan, karenakan masih menunggu kedatangan putranya yang dari Jakarta dan dari Bondowoso,” ujarnya keluarga korban.

“Rencana pemakaman almarhum Jumhari besok Sabtu 19 Desember 2020, sekira 10:00 Wib,” pungkas Tomo.

Journalist : Hens

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker