Bojonegoro

Pemohon Program PTSL Desa Gunungsari di Tarif 450.000

Spread the love

Bojonegoro – Metroliputan7.com, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bojonegoro bersama panitia PTSL Gunungsari Kecamatan Baureno serahkan 1.963 Sertifikat Tanah dari program Sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada pemohon, Senin (21/12/2020).

Mashuri Ketua Panitia PTSL Desa Gunungsari mengaku jika pihaknya menarik iuran lebih dari Rp.150 ribu Perbidang Tanah melalui mekanisme musawarah bersama.

“Biaya ini merupakan hasil kesepakatan bersama dengan Kepala Desa, BPD, Ketua Rw, serta beberapa perwakilan pemohon,” katanya saat ditemui awak media.

Disinggung terkait Kepala Desa yang tidak berada di lokasi, Ketua PTSL enggan berkomentar banyak.

“Kurang faham terkait dimana keberadaan Kades, untuk seluruh kegiatan di Desa termasuk kegiatan pembagian Sertifikat sudah di handel bahkan tandatangan kegiatan diatas namakan Sekdes, ” terangnya.

Dari pantauan awak media, Tiamah Salah satu warga yang menyebutkan angka yang dibebankan oleh panitia dalam pengajuan PTSL, di tarif Rp.450 ribu perbidangnya.

“Mengambil Sertifikat atas nama suami, yang baru meninggal Dunia, saat itu suami mendaftarkan tanah melalui program PTSL dan dikenai biaya Rp.450 ribu,” ujar Tiamah sambil mengusap air mata karena ingat suaminya yang sudah almarhum.

Ia menjelaskan, bahwa saat pengambilan, tidak ada sosialisasi dari panitia kemana harus mengambil Sertifikat.

“Tiamah bingung, sebab ada beberapa Pos Pengambilan Sertifikat, saat Tiamah datangi pada salah satu Pos ternyata Sertifikat atas nama suami Tiamah tidak ada, Tiamah harus mencari Pos lainya, Tiamah juga harus memenuhi persyaratan pengambilan dengan minta surat kematian dari puskesmas,” keluhnya.

Hal itu juga disampaikan salah satu warga pemohon yang berasal dari wilayah Kepohbaru, yang tidak mau disebutkan namanya, menjelaskan kalau biaya yang di bebankan mencapai Rp.450 ribu.

“Beberapa bulan yang lalu sebut saja Melati sudah melunasi biaya yang di bebankan panitia dengan jumlah Rp.450 ribu perbidang,” tuturnya.

Journalist : Hasan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker