Surabaya

Polsek Kenjeran Menyerahkan Sepeda Motor Hasil Pencurian Yang Tertinggal di Tambak Wedi

Surabaya – Metroliputan7.com, Menjelang akhir tahun baru dan ditengah situasi sulit masyarakat karena di masa pandemi Covid-19, banyak yang melakukan kejahatan seperti pencuri, begal, yang telah menimpah kepada masyarakat Surabaya.

Seperti yang dialami oleh Oky Saputra, Jalan Simo Gungung Keramat Timur Surabaya tersebut harus kehilangan sepeda motornya Honda Vario 125 cc, nomor polisi L 5273 CR yang diparkir depan rumah, Sabtu, 26 Desember 2020, sekitar pukul 11.00 WIB.

Saat di tanya awak media, korban mengatakan, waktu kejadian pencurian, tadi siang diparkir depan rumah habis pergi beli sarapan sebentar pada pukul 11.00 WIB, saya tinggal keluar sama servisnya itu sepeda motor satunya dan tiba-tiba aku datang di rumah sepeda motor saya sudah tidak ada, Sabtu, 26 Desember 2020, pukul 20.00 WIB, malam.

Kapolsek Kenjeran Surabaya, Kompol Esti Setija Oetami SH., mengatakan kepada awak media, tentang tadi siang Polsek Kenjeran Surabaya dapat informasi dari warga setempat bahwa ada sepeda motor hasil curian di tinggal di daerah Jalan Tambak Wedi tersebut.

Bahwa dugaan ini adalah Curanmor kemudian anggota saya perintah segera datang di TKP tersebut, setelah itu, kita cek benar bahwa sepeda motor Honda Vario 125cc bernomor polisi L 5273 CR adalah sepeda curian.

“Karena sepeda motor itu di kontak kuncinya itu, tadi ada patahan kunci (T),” jadi sepeda motor itu aku bawah ke mako dan kemudian kita rektrib ke Polda Jatim ternyata apa munculnya atas nama Oky Saputra Jalan Simo Gunung Keramat Timur.

Dan akhirnya anggota saya datang ke rumah korban untuk di lihat apakah Oky Saputra kehilangan sepeda motor apa gak kalau iya cobak di lihat dulu dan membawah surat STNK dan BPKB, dan setelah aku cocokan benar ternyata sesuai dugaan data-data di nokanosir dan juga nopolnya sama dengan STNK dan BPKB.

Barang sepeda curian itu mau di sebrangkan madura, karena sepeda motor ini kehabisan bensin jadi pelaku pencurian meninggalkan sepeda motornya di Jalan Tambak Wedi.

“Jadi ini kita himbau kepada pemiliknya agar berikutnya ini karena dia ternyata di rumahnya sana jadi (3) kali ini katanya, jadi kita himbau untuk menggunakan kunci tambahan juga menggunakan kunci rahasia bila perlu pasang GPS,” pungkasnya.

Jornalist : Eko andhika

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker