Surabaya

Seorang Ibu Menderita Kanker Payudara, Hanya Bisa Pasrah

Photo : Hawsah menderita kangker payudara

Bima – Metroliputan7.com, seorang ibu penderita kangker payudara Hawsah (59), warga Dusun Sangiang, Desa Nipa, Kecematan Ambalawi, Kabupaten Bima menderita kanker payudara sejak 2018 lalu.

Impitan ekonomi membuat Istri dari Bapak Iskandar (60), hingga kini tidak mendapatkan perawan medis secara intensif.

“Jangankan biaya berobat yang tinggi, untuk makan sehari-hari saja kami sangat kesulitan” kata suaminya, Iskandar saat didatangi awak media (Wartawan), Sabtu (26/12/2020).

Ia mengaku, sang istri pernah dirujuk ke RSUD Bima satu tahun lalu, hingga hasil diagnosa Dokter istrinya menderita kanker payudara. 

Karena keterbatasan biaya, kini tidak lagi melakukan pemeriksaan ke RS dan hanya dirawat dirumahnya.

Sedangkan Pihak keluarga hanya bisa pasrah kepada Allah SWT, dan Berharap belas kasihan dari banyak pihak untuk mambantu biaya pengobatannya.

“Kami sangat mengharapkan bantuan biaya dari pemerintah dan dermawan, agar istri saya dapat berobat lagi ke Rumah sakit,” tutur sang suami.

Sementara kepala desa (Kades) Nipa, Mahfu MD yang ditemui oleh awak Media (Wartawan) dikediamannya, membenarkan atas penyakit yang diderita salah satu warganya tersebut.

Kades mengatakan, Sudah tiga tahun ibu hawsah melawan penyakitnya.

Namun karena keterbatasan biaya, kangker yang dideritanya sudah mulai membengkak dan harus segara dilakukan operasi.

“Mari kita sama-sama membantu biaya pengobatan ibu hawsah, mudah-mudahan dengan bantuan kita nantinya.

Ia cepat diberikan kesembuhan oleh Allah SWT amiin,” harapnya.

Journalist : Fauzi

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker