Surabaya

Jaringan Narkoba Malaysia ke Madura di Bekuk Satuan Kapolres Tanjung Perak Surabaya

Spread the love

Surabaya – Metroliputan7.com, Kapolres Tanjung Perak Surabaya, telah melakukan kegiatan Gelar Konferensi Pres, ungkap kasus seorang kurir Narkoba jenis sabu-sabu jaringan Sukobenah, Kabupaten Sampang Madura, yang di tangakap oleh jajaran Kasat Narkoba Polres Tanjung Perak Surabaya.

Konferensi Pers yang di Gelar di Polres Tanjung Perak Surabaya bersama AKBP Ganis Setyaningrum, S.Si., MH., dihalaman Mako Jalan Kalianget No.01 Surabaya, bersama Wakapolres Anggi Saputra Ibrahim, Kasat Narkoba AKP Yadwivana Jumbo Qantason serta Kanit Narkoba, Kamis 07 Desember 2020.

“Polres Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ganis Setyaningrum, S.Si., SH., telah mengatakan kepada awak media Metro Liputan 7, tersangka berinisial SR (29) tahun warga Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

“Tersangka telah ditangkap setelah menerima paketan Narkoba jenis sabu-sabu yang dari Negara Malaysia dari Expedisi PT. Fazza Inti Logistik di Jalan Kalianak Barat Surabaya,” ucap Polres Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum.

Lanjut, AKBP Ganis Setyaningrum, tersangka SR yang diperintah oleh temannya berinisial HV (DPO) untuk mengambil dan menerima dari Negara Malaysia lewat jalur Expedisi di PT. Fazza Inti Logistik, dan akan di kasih imbalan sebesar Rp.20.000.000 (Dua Puluh Juta Rupih).

“Tersangka kini telah mengakui perbuatannya yang dilarang oleh Pemerintah Negara dan Kepolisian, tersangka melakukan hanya satu kali ini saja, yang menerimah barang paketan tersebut jenis Narkoba sabu-sabu,” jelasnya.

Alhasil penangkapan terhadap inisial SR tersebut, jajaran anggota beserta petugas telah mengamankan Barang Bukti berupa :

Satu (1) Buah kerdus dengan Nomor kilo D5379 yang telah didalamnya berisi Delapan (8) bungkus plastik Narkotika berjenis sabu-sabu yang di sembunyikan didalam tabung Compresor merk (D&D) yang berwarna Biru dengan total seberat brunto 7.239 (Tujuh Ribu Dua Ratus Tiga Puluh Sembilan) gram beserta pembungkusnya.

“Berdasarkan dengan bukti-bukti tersebut SR akan di jerat didalam Jeruji Besi atau di penjara selama 6 tahun dan paling lama 20 tahun atau seumur hidup,” Pungkasnya.

Journalist : Fauzi

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker