Bangkalan

Tegas” Ancaman Bagi Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Bawah Umur

Bangkalan – Metroliputan7.com, Hukuman dikebiri kimia bagi pelaku tindak kekerasan seksual terhadap anak sudah diterapkan di Kabupaten Bangkalan Madura, Jawa Timur.

“Penerapan itu agar pelaku kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur tersebut memiliki rasa jera,” kata Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Agus Soebarnapraja, Sabtu (16/01/2021).

Hukuman tersebut merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) No.70 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, Rehabilitasi, dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak dibawah umur.

Beleid yang telah ditandatangani Presiden Jokowi, pada 7 Desember 2020.

Menurut dia, suntikan kebiri kimia terhadap pelaku kekerasan seksual akan dilakukan setelah tersangka keluar dari tahanan.

“Kalau sudah di suntik, maka hormon seksualnya akan hilang dalam kurung lebih waktu enam bulan,” terangnya, Minggu (17/1/2021).

Proses pemberian Zat Kimia melalui penyuntikan atau metode lain akan ditentukan oleh pihak kejaksaan setelah tersangka sudah mendapat vonis dari kejaksaan (Hakim).

“Pelaku juga diberi alat pendeteksi, sehingga jika melakukan lagi akan kelihatan,” katanya.

Dengan adanya peraturan seperti itu, maka pihaknya mengimbau kepada masyarakat Bangkalan agar menghindari hal-hal yang meresahkan masyarakat.

“Sekarang jangan main-main kekerasan seksual terhadap anak, aturan itu akan di berlakukan,” Pungkasnya.

Journalist : Fauzi/Irma

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker