Sumenep

Kekerasan di Pondok Pesantren Berujung ke Ranah Hukum

Sumenep – Metroliputan7.com, Karena di anggap tidak ada penyelesaian secara kekeluargaan, akhirnya keluarga dari Moh. Jefri akan melanjutkan kasus kekerasan yang menimpa Moh. Jefri ini ke Ranah Hukum, Selasa (19/1/2021).

Aminollah selaku dari Bapak (korban) Moh. Jefri pada hari Senin kemarin, Bersama familinya beliau mendatangi Polsek Parenduan untuk menanyakan kelanjutan proses laporan penganiayaan yang menimpa putranya.

Aminollah mengatakan kepada awak media, Bahwa kasus tersebut yang menimpa anaknya akan terus dilanjutkan sampai ke meja hijau.

Keluarga akan mengawal kasus yang menimpa Moh. Jefri ini sampai tuntas, karena sampai saat ini pihak dari Pondok Pesantren masih belum memberikan penjelasan yang pasti.

“Dari pihak keluarga pinginnya pelaku penganiayaan terhadap Moh. Jefri tersebut harus diproses sesuai Hukum yang berlaku,” ungkapnya dari pihak Keluarga.

Berdasarkan pantauan dari awak media saat mendatangi korban Moh. Jefri kerumahnya, terkait kondisinya masih dalam keadaan terbaring dengan jarum infus yang menancap di lengannya.

Korban, Moh. Jefri masih sekarang belum sadarkan diri.

Kapolsek parenduen Iptu A. Supriyadi, SH saat di konfirmasi awak media Metroliputan7 melalui via Whatsappnya, terkait kasus penganiayaan yang menimpa Moh. Jefri, Mau menanyakan laporan kasus tersebut sampai dimana tahap penyelidikannya, tidak ada balasan.

Journalist : Hens

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker