Surabaya

PLN Akan Hapus Klaim Token Listrik Gratis Melalui WhatsApp

PLN – Metroliputan7.com, Pemerintah telah memutuskan untuk memperpanjang pelaksanaan program stimulus tarif listrik bagi pelanggan golongan tertentu hingga Maret 2021.

Keputusan ini akan dilaksanakan oleh PT PLN (Persero).

Namun, dalam periode pelaksanaan stimulus kali ini, terdapat beberapa perbedaan dalam skema pemberian stimulus.

Salah satunya ialah terkait skema pemberian token listrik gratis bagi pelanggan prabayar.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan, PLN akan menghentikan penyaluran token listrik gratis melalui WhatsApp pada periode klaim bulan selanjutnya.

“Lambat laun (penyaluran via WhatsApp) ini akan kita hilangkan di bulan-bulan selanjutnya,” ujarnya dalam webinar, Jumat (22/1/2021).

Keputusan tersebut diambil PLN, sebab beberapa waktu lalu perusahaan pelat merah itu telah meluncurkan versi terbaru dari PLN Mobile.

Bob mengklaim, dengan aplikasi tersebut pelanggan rumah tangga penerima bantuan akan lebih mudah mengakses token gratis.

“Yang paling maju dibandingkan tahun sebelumnya kita sudah ada PLN Mobile. Sehingga pelanggan kita bisa mengklaim yang sesuai di atas tadi melalui PLN Mobile dengan satu sentuhan saja,” tutur dia.

Menurutnya, dengan menggunakan PLN Mobile, pelanggan juga dapat menikmati fitur-fitur lain seperti penyampaian keluhan hingga pemantauan konsumsi listirk.

“Jadi, kami menyarankan kepada teman-teman bolehlah untuk download PLN Mobile,” kata dia.

Selain melalui aplikasi tersebut, pelanggan penerima bantuan juga bisa mengklaim token gratis melalui website resmi PLN yaitu, www.pln.co.id dan menghubungi contact center perseroan.

Bagi pelanggan yang tidak memiliki akses internet atau telepon, PLN juga masih akan bekerjasama dengan kepala Daerah dan perangkat Desa setempat untuk menyiapkan detail data token gratis.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada semua kepala desa telah membantu kami menyalurkan ini,” ucap Bob.

Cara Menggunakan PLN Mobile

Pemerintah melalui PT Perusahaan Listrik Negara ( PLN) memperpanjang subsidi listrik bagi pelanggan rumah tangga golongan 450 VA dan 900 VA bersubsidi, serta pelanggan bisnis dan industri daya 450 VA.

Subsidi listrik ini sudah bisa diklaim mulai 7 Januari 2021, dan akan berlangsung hingga Maret 2021.

Seperti diketahui, bantuan subsidi listrik diberikan untuk meringankan beban masyarakat terdampak pandemi virus corona.

Adapun klaim token gratis bulan Januari sudah dapat diakses, salah satunya melalui aplikasi PLN Mobile.

“Kami ingin memastikan pelanggan makin mudah untuk mengambil token stimulus listrik ini,” ujar Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril, Kamis (7/1/2021).

Aplikasi milik PLN ini dapat diunduh pada ponsel berbasis Android dan iOS.

Cara Klaim

Berikut cara klaim token listrik gratis melalui aplikasi PLN Mobile:

  1. Buka aplikasi PLN Mobile.
  2. Kemudian, pada bagian Info & Promo, klik “PLN Peduli Covid-19”
  3. Masukkan ID Pelanggan atau Nomor Meter.
  4. Selanjutnya, token gratis akan muncul.
  5. Pelanggan dapat memasukkan token gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.

Aplikasi New PLN Mobile

Sebelumnya, PT PLN telah memperbarui aplikasinya, New PLN Mobile, yang dilengkapi dengan fitur dan tampilan baru.

Beberapa fitur dari aplikasi New PLN Mobile antara lain:

  1. Pembelian token bagi pelanggan pra bayar.
  2. Pembayaran tagihan listrik bagi pelanggan pasca bayar.
  3. Monitor penggunaan listrik dan pembelian token.
  4. Mengajukan layanan pengubahan daya.
  5. Swadaya catat angka meter (Swacam).
  6. Layanan pengaduan pelanggan.

“PLN Mobile juga hadir dalam kemudahan transaksi untuk pembayaran tagihan dan pembelian token listrik yang bekerja sama dengan beberapa bank dan fintech,” ujar Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, 24 Desember 2020.

Untuk pengaduan pelanggan, masyarakat bisa mendapatkan informasi mengenai perkembangan penyelesaian gangguan.

Aplikasi terbaru ini juga dilengkapi teknologi geospatial, yang dapat memberikan informasi kelistrikan di daerah-daerah terdekat dengan tempat tinggal.

“Sehingga posisi setiap pelanggan dapat diketahui, dan informasi apa yang paling mereka butuhkan dapat dikelola secara akurat,” ujar Darmawan.

Menu pada Aplikasi

Setelah mengunduh aplikasi dan mempunyai akun, pengguna dapat memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia.

Pada halaman awal, akan terdapat berbagai menu pilihan, seperti token dan tagihan, ubah daya, catat meter, serta pengaduan.

Selain itu, pengguna dapat menambahkan ID pelanggan atau nomor meter masing-masing dengan memilih menu “Tambah ID Pel/No Meter”.

Setelah menambahkan nomor ID pelanggan atau nomor meter, klik “periksa” dan akan muncul informasi terkait nama konsumen, tarif, daya, alamat, hingga titik lokasi.

Sementara, terkait menu pengaduan, akan tersedia berbagai pilihan yang menampilkan berbagai informasi, termasuk mengetahui informasi terkait pemadaman listrik di sekitar tempat tinggal.

Adapun informasi pemadaman di sekitar tempat tinggal atau ID pelanggan/Nomor Meter yang ditambahkan juga dapat dilihat pengguna melalui aplikasi,
Pemberitahuan tersebut akan muncul pada ikon lonceng di halaman depan aplikasi.

Informasi pemadaman berlaku untuk wilayah Jawa, Madura, dan Bali. (IAT)

Journalist : Ng

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker