Spread the love

Surabaya – Metroliputan7.com, Begal yang membacok atau menusuk driver ojek online (ojol) di Jalan Kertajaya Indah Regency, Sukolilo, Surabaya ditangkap. Polisi terpaksa menembak kedua kaki begal tersebut lantaran melawan saat disergap.

Kapolsek Sukolilo, Kompol Subiyantana menyebut bahwa tindakan tegas terukur diambil lantaran pelaku melawan anggota dengan senjata tajam (sajam) saat disergap. Kini pelaku sudah dijebloskan ke sel tahanan.

Subiyantana menambahkan, pelaku bernama Aries Frediyanto (24), warga Kebalen Wetan, Pabean Cantikan, Surabaya. Dia menusuk dan merampas handphone (HP) driver ojol bernama Ronald F Sapurta (18), warga Bulak Cumpat, Kenjeran, Surabaya.

“Tersangka langsung kami amankan semalam. Setelah kabur ke semak-semak di tanah kosong tak jauh dari lokasi kejadian. Dia juga terpaksa dilumpuhkan karena berusaha melawan anggota dengan senjata tajam,” terangnya, Selasa (26/1/2021).

Subiyantana menjelaskan, aksi pembegalan itu sudah direncanakan oleh tersangka. Awalnya dia berada di sebuah warung kopi (warkop) dekat Apartemen Puncak Kertajaya, Surabaya.

Tersangka kemudian meminta tolong kepada penjaga warkop untuk memesankan ojek online, lantaran tidak mempunyai handphone. Kepada penjaga warkop, tersangka mengatakan jika minta jemput di titik pintu masuk mobil Apartemen Puncak Kertajaya.

“Di situ, tak lama korban datang menjemput. Tersangka ini langsung naik motor korban. Sekitar 100 meter berjalan, arah putar balik, tersangka langsung merampas handphone dan menusuk perut korban bagian kiri,” jelasnya.

Meski korban sempat melakukan perlawanan dan berteriak minta tolong dalam kondisi berlumuran darah, tapi pelaku berhasil kabur.

Korban lantas ditolong Randy, salah satu penghuni Apartemen Puncak Kertajaya dan dilarikan ke rumah sakit. Setelah itu dilaporkan ke Polsek Sukolilo.

Jornalist : Eko Andhika/Pathur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *