Surabaya

Tilang Electronik Akan Diberlakukan, Pelanggar Akan Diblokir Dan Tidak Bisa Perpanjang Pajak.

Jakarta – metroliputan7.com – Seperti yang dijanjikan sebelumnya oleh Kapolri jenderal listyo Sigit Prabowo. Dia akan menepati janjinya untuk menghapus tilang dan mengedepankan mekanisme penegakan hukum berbasis elektronik atau elektronik tilang (ETLE) yang nantinya akan diterapkan secara bertahap.

Nantinya, kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas dan terkena tilang elektronik (ETLE), akan diblokir. Pemilik tidak akan bisa memperpanjang pajak selama tilang belum diselesaikan.

“Selama kendaraannya tertilang dan belum diurus, kendaraan akan diblokir. Ketika si pemilik kendaraan akan mengurus pajak kendaraan, tidak bisa. Harus buka blokir dulu. Nah untuk buka blokir, harus diselesaikan dulu tilangnya,” kata Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Jabar AKBP Efos Satria W kepada wartawan melalui sambungan telepon, Rabu (3/2/2021).

AKBP Efos menambahkan, teknis tilang elektronik atau elektronic tilang law enforcement (ETLE), kamera CCTV yang terpasang di traffic ligt akan merekam kendaraan dan pengendaranya. Rekaman itu terhubung dengan sistem yang akan mendeteksi identitas kendaraan.”

Misalnya kamera menangkap kendaraan L 6767 DK melanggar lalu lintas. Identitas kendaraan dan pemiliknya terlacak. Setelah itu, petugas mengirimkan notifikasi tilang dan pelanggaran lalu lintas ke pemilik kendaraan,” ujar AKBP Efos.

Masih kata dia, dengan sistem e-tilang dan pemberlakuan blokir kendaraan, mendorong warga pemilik kendaraan disiplin berlalu lintas sekaligus mengalihnamakan identitas kendaraanya jadi atas nama sendiri.”Make sense kan kalau gitu. Jadi nanti setiap wajib pajak bakal terdorong untuk membaliknamakan kendaraannya,” ujar AKBP Efos.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jabar menuturkan, saat ini, Direktorat Lalu Lintas tengah melakukan persiapan pemberlakuan Etle. Etle juga bagian dari visi Kapolri yang mengharapkan tidak ada petugas yang menilang di jalan.”Kalau program Kapolri sih ini targetnya bisa dilaksanakan di Maret 2021. Tapi yang pasti untuk pelaksanaannya akan sosialisasi dulu,” tutur Kasbudit Gakkum.

 

Journalist : Q-Z

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker