Gresik

Aniaya Istri Siri, Laki-Laki Asal Tuban Disergap Buser Polsek Manyar

Gresik – Metroliputan7.com, Pelaku penganiayaan seorang perempuan ditangkap Polsek Manyar, setelah usai melakukan penganiayaan terhadap inisial DY perempuan (35) tahun, asal Dusun Desa Dukuhtunggal, Glagah – Lamongan yang tak lain adalah Istri siri pelaku yang berinisial TS laki-laki (47) tahun, warga Dusun Trembul Desa Mulyorejo, Singgahan – Tuban ditangkap pihak Polsek Manyar, Minggu (31/1/2021) lalu.

Minta jatah berhubungan badan namun oleh Istri siri pelaku tidak diberi, kemudian (TS) yang terlanjur terbakar nafsu berubah menjadi gelap mata, hati kecilnya pingin berusaha mencium korban, tapi korban tetap gak mau akhirnya terjadi kekerasan fisik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH., SIK., MM, melalui Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana, SIK., MH, mengatakan, Bukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

“Tapi penganiayaan,” kata Bima Sakti, Senin (8/2/2021)

“Pengakuan, Pelaku mendatangi korban ditempat kosnya Dusun Sekarsari Desa Sukomulyo Kecamatan Manyar, Minta jatah berhubungan badan tapi korban menolaknya.

Kemudian pelaku memaksanya,” beber Alumni Akpol 2013 ini.

“Pelaku Berusaha mencium korban, dan pelaku berusaha menindihnya hingga tubuh dan kepala korban tersungkur dan terbentur dinding.

Lanjut pelaku, Nafsu beringas pelaku tidak puas sampai disitu, ia pun menggigit tangan kanan korban hingga berdarah-darah,” tambahnya.

“Pelaku juga meremas payudara korban secara membabi buta dan merebut kunci kamar kos, sampai celana korban hingga robek,” terangnya.

Kejadian tersebut terjadi pada 31 Januaru 2021 lalu.

Pada saat itu, korban yang sedang berada di kamar kos tiba-tiba didatangi oleh pelaku, atas kejadian yang menimpanya pelaku melapor ke Polsek Manyar.

“Unit Reskrim pun melakukan penyelidikan. Rabu tanggal 03 Februari 2021sekira pukul 12.00 Wib, anggota berhasil menyergap pelaku saat sedang ngopi disebuah warkop, Desa Peganden,” ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Trenggalek tersebut.

Penyidik menyita celana pendek warna merah motif Hello Kitty milik korban sebagai Barang Bukti.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku kini dijebloskan kedalam Jeruji Besi dan dijerat Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman penjara Dua Tahun Delapan Bulan,” pungkasnya.

Journalist : Eko Andhika

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker