Spread the love

Surabaya – Metroliputan7.com, Polisi bersama Tiga (3) Pilar bubarkan Gantang Burung di Surabaya, Sebab mereka dinilai melanggar aturan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Surabaya, dan akhirnya dibubarkan petugas.

Petugas yang berada dilokasi terdiri-dari Gabungan Polsek Tenggilis Mejoyo bersama Koramil Tenggilis serta Satgas Covid-19 Kecamatan Tenggilis, sekitar pukul 13.30 Wib membubarkan Gantang Burung dijalan Prapen, Panjang jiwo yang diikuti oleh Ratusan orang.

Petugas membubarkan kegiatan tersebut.

Selain tidak mengantongi izin, selama PPKM dilarang menggelar kegiatan yang mengundang banyak massa.

Kapolsek Tenggilis Mejoyo, Kompol Kristiyan mengatakan, pihaknya bersama tiga pilar membubarkan Gantangan Burung tersebut karena dinilai melanggar Protokol Kesehatan.

“Karena memang tidak boleh menimbulkan kerumunan, saat ini masih perpanjangan PPKM,” ungkap Kristiyan saat dikonfirmasi, Senin (8/2/2021).

“Diikuti sekitar 200 Peserta, langsung kita bubarkan.

Selain itu selama pandemi kita tidak mengeluarkan izin keramaian, mereka juga tidak ada izinnya,” kata Kristiyan.

Kristiyan menambahkan, sebelumnya sudah diingatkan agar acara tersebut tidak digelar selama PPKM.

Namun, mereka tetap nekat saat didatangi petugas Gabungan, peserta dan penyelenggara kooperatif membubarkan diri masing-masing.

Mereka juga berjanji lebih taat Protokol Kesehatan.

“Kita imbau untuk taat protokol kesehatan, dan mereka berjanji kedepannya harus menaati Protokol Kesehatan,” tandas Kristiyan.

Journalist : Eko Andhika/ Yuri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *