Gresik

Warga Tuntut Polres Gresik Serius Tangani Kasus Pembuangan Limbah B3 di Desa Putat Lor

Spread the love

Gresik – Metroliputan7.com, Terkait kasus pembuangan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun ( B3 ) yang dibuang didalam pergudangan Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, hingga saat ini masih mengambang.

Hal tersebut diungkapkan salah satu warga terdampak kepada media Metroliputan7.com Rabu ( 10/02/2021 ) pagi.

Warga yang enggan disebut namanya tersebut mengatakan, sudah 2 tahun lebih kami terdampak akibat pembuangan limbah di gudang kosong itu, baru Sabtu kemarin ( 06 Februari ) kami baru dipanggil dan dimintai pernyataan oleh pihak penyidik Polres Gresik mas.

“Kepada penyidik Dicky kami ceritakan semua terkait adanya pembuangan limbah B3 yang diketahui Ketua RT Hartoyo hingga beliau ( RT ) sempat mau memberikan uang 6.000.000 ( Enam Juta ),” ujar warga.

Lanjut Warga, Pak RT Hartoyo bilang kalau uang tersebut dari Andri Wijaya agar kasus limbah B3 tersebut tidak di besarkan, tapi kami tolak mas.

“Kami juga kaget dengan pernyataan penyidik, waktu Pak RT Hartoyo dulu pernah dipanggil dia bilang ke penyidik kalau tidak kenal sama Gito dan Andri Wijaya, jelas-jelas mereka sering telpon-telponan bilang tidak kenal, ” kan itu mengelak pernyataannya sendiri,” katanya.

Masih kata warga, saya juga merasa aneh mas dengan kasus ini, sudah 2 tahun lebih kejadian pembuangan limbah B3 hingga kami terdampak, tapi pihak Polres bilang masih kesulitan mencari Andri Wijaya dan Gito.

“Padahal identitas mereka sudah jelas, kenapa pihak Polres Gresik tidak dijadikan keduanya ( Andri dan Gito ) DPO, kan gitu mas,” ungkapnya.

Secara terpisah, pihak kuasa hukum warga terdampak dari Lembaga Eccoton Aziz mengatakan, kami selaku kuasa hukum warga terdampak berharap pihak Polres Gresik memanggil ulang Ketua RT Hartoyo untuk dilakukan introgasi lagi.

“Soalnya, berdasarkan keterangan penyidik pernyataan beliau ( Ketua RT ) bilang tidak kenal Andri Wijaya sama Gito. Oleh karena itu, kami mendesak melakukan pemeriksaan ulang terhadap RT Hartoyo.

Sedangkan Kasat Reakrim Polres Gresik AKP Bayu Prayoga saat dikonfirmasi mengenai keluhan warga terdampak akibat pembuangan limbah B3 didalam gudang pihak Polres masih belum menetapkan sebagai tersangka atau DPO, memilih bungkam tidak menjawab.

Journalist : Fathur/Red

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker