Surabaya

Situasi Kelenteng Sukhaloka Sangat Sepi, Perayaan Imlek

Surabaya – Metroliputan7.com, Kondisi saat ini Kelenteng di tempat Ibadat “Tri Dharma, Sukhaloka dijalan Coklat No.2, Bongkaran, Kecamatan Pabean Cantian, Kota Surabaya, memutuskan tidak mengadakan perayaan Imlek dan seluruh umat Konghucu yang sedand beribadah dianjurkan di rumah masing-masing Jemaat.

Seluruh Jemaat yang hadir di Kelenteng di tempat Ibadat “Tri Dharma, Sukhaloka harus menaati Protokol Kesehatan.

Misalnya, menggunakan masker dan menerapkan Physical Distancing, dan mencegah kerumunan, pihaknya akan melakukan pembatasan jemaat di dalam Kelenteng di tempat Ibadat “Tri Dharma, Sukhaloka.

Yang diperbolehkan masuk secara bergantian maksimal lima jemaat, selebihnya menunggu giliran.

Thancing Wah mengungkapkan, peraturan tersebut diterapkan sejak lama.

Tepatnya, ketika pandemi Covid-19 masuk ke Surabaya, saat ini pengawasan diperketat di tempat Ibadat “Tri Dharma, Sukhaloka meski pun tidak ada perayaan ritual menjelang Imlek, peraturan tetap berjalan.

“Dimasa pandemi, memang saat ini situasi Kelenteng di tempat Ibadat “Tri Dharma, Sukhaloka sangat sepi, kan kita gak ada kumpul-kumpul, dan keluar masuk orang.

Yang kemarin pas malam Imlek, kan gak ada acara/kegiatan, cuman pagi hari dibuka pada pukul 05.00 Wib Pagi sampai 18.00 Malam,” ujar Thancing Wah.

Kemudian, selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kelenteng di tempat Ibadat “Tri Dharma, Sukhaloka hanya buka mulai Pagi sampai Sore, dan tidak lagi sampai malam.

“Jumlah Jemaat yang datang di tempat Ibadat “Tri Dharma, Sukhaloka terus menurun walaupun Kelenteng tetap buka,” tandasnya.

Journalist : Fauzi

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker