Surabaya

Tersangka Penggelapan Unit Sepeda Motor Ditangkap Unit Reskrim Polsek Gayungan.

Surabaya – metroliputan7.com – Keduanya bernama Elly prionggo (32) tinggal di brawijaya kedurus sawungaling wonokromo dan Muhammad Abdul Hadi (47) yang berasal dari dusun Sumberwudi karanggeneng kabupaten Lamongan. Korban yang di tipu tersebut bernama S munir (37) warga jl.gayung kebonsari surabaya. Korban dan tersangka teman satu pekerjaan yang bekerja sesama petugas kebersihan di satu perusahaan.

Kapolsek Gayungan Kompol Gatot Harianto SH saat di konfirmasi lewat awak media metroliputan7 membenarkan kejadian tersebut dan meringkus kedua tersangka dan saat ini di bawa ke polsek gayungan surabaya. “Korban melaporkan kejadian kasus penggelapan Tersebut ke Polsek Gayungan yang dilakukan oleh rekan Korban yang sama2 bekerja disatu perusahaan kebersihan (12/02/2021) dan Pihak Anggota reskrim langsung menindak lanjuti kasus penggelapan motor tersebut dan melakukan penyelidikan.” Terangnya.

Menurut kapolsek Gayungan kompol gatot, Untuk pengembangan dan penyelidikan anggota reskrim berhasil meringkus salah satu tersangka yang bernama Elly yang saat itu berada di rumahnya di jl.Wonokitri, seusai di lakukan pengembangan terhadap Tersangka Elly, akhirnya kami bisa  meringkus kawan nya yang bernama Abdul Hadi, yang juga terlibat penggelapan sepeda motor tersebut.

Gatot juga menjelaskan kepada Awak media saat di hubungi menyatakan, modus pelaku meminjam motor korban Untuk ke ATM, sehingga korban mengiyakan untuk meminjamkan motor Untuk ke ATM tersebut komplit dengan STNK nya sekalian, ungkap kapolsek Gayungan.

Korban menunggu hampir seminggu ternyata motor tidak kunjung kembali Akhir nya dengan inisiatif korban melaporkan kejadian penggelapan motor tersebut di polsek Gayungan dan langsung di tangani oleh unit reskrim yang bertugas saat itu. Untuk barang bukti yang kami amankan di mako polsek gayungan yaitu 1 buah kendaraan merk Yamaha Lexi dan BPKB dengan nomor O-05720998. Untuk kasus ini tersangka kami jerat dengan pasal 378/372 kuhp pidana dengan maksimal hukuman penjara 4 Tahun di penjara.

 

Journalist : Eko Andhika

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker