Jakarta

Presiden, Menyatakan Agar Pasal-pasal Karet Dalam UU ITE Dihapus

Jakarta – Metroliputan7.com, Belakangan ini sejumlah warga dan masyarakat saling membuat laporan ke Polisi dengan menjadikan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagai salah satu rujukan Hukumnya.

Saya, memerintahkan Kapolri dan seluruh jajarannya untuk lebih selektif dalam menyikapi dan menerima pelaporan seperti itu, Pasal-pasal yang bisa menimbulkan multitafsir harus diterjemahkan secara hati-hati, buat pedoman Interpretasi resmi terhadap Pasal-pasal UU- ITE agar Proses Hukum terkait laporan itu dapat memenuhi rasa keadilan.

Negara kita adalah Negara Hukum yang harus menjalankan Hukum yang seadil-adilnya, melindungi kepentingan yang lebih luas, sekaligus menjamin rasa keadilan masyarakat.

UU ITE memiliki semangat awal untuk menjaga agar ruang digital Indonesia bersih, sehat, beretika, dan produktif.

Namun, Implementasi undang-undang tersebut jangan sampai menimbulkan rasa ketidakadilan.

“Kalau tidak bisa memberikan rasa keadilan, saya akan meminta DPR untuk bersama-sama merevisi UU ITE ini.

Pasal-pasal karet yang penafsirannya bisa berbeda-beda, yang mudah diinterpretasikan secara sepihak, agar dihapuskan,” tandasnya.

Journalist : Idham

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker