Jember

Heboh” Berita Tentang BPNT Diduga Tidak Sesuai Harapan Keluarga Penerima

Jember – Metroliputan7.com, Akhir-akhir ini di Desa Sukosari Kecamatan Sukowono dihebohkan dengan adanya berita penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kemensos yang diduga tidak sesuai harapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Padahal, setelah Team LiNus turun ke warga sendiri berbeda dengan Berita yang kemarin kemarinya beberapa KPM BPNT di Dusun Sasi Mumbul dan Dusun Srino karya, Desa Sukosari malah mengaku bersyukur dan bantuan yang ia terima sesuai harapan.

Hatija (51) tahun, selaku penerima BPNT warga Dusun Srino Karyo Desa Sukosari mengaku sangat puas dengan penyaluran BPNT bulan sekarang.

Menurut ibu Hatija setelah di kalkulasinya sudah sesuai Nominal Rp.200 ribu.

“Kalau yang bulan sekarang jumlah telurnya pas 1 Kg, kalau bulan kemarin waktu saya timbang malah kurang 3 butir,” ungkapnya.

“Bantuan BPNT di bulan ini sangat sesuai dengan harapan masyarakat.

Sekarang malah tidak usah capek-capek ambil bantuan di agen, soalnya sudah diantar oleh pak RT,” pungkasnya.

Lanjut Hatija, kalau ada Oknum penarikan uang, atau penggurangan sembako itu Berita tidak benar, karena tidak ada penarikan pengurangan sama sekali, kalau bulan sekarang berasnya Merk Cap macan, dan Kwalitas Berasnya lebih bagus sekarang, ketimbang bulan kemarin,” Tuturnya.

“Bantuan BPNT yang saya terima cukup baik, ada Beras 15 Kg, Telur 1 Kg, Kacang 1/4 Kg dan Minyak Goreng 500 Ml. Sekarang saya tidak usah repot-repot mengambil bantuan, tinggal mengambil di rumah Rukun Tetangga (RT).

Kalau bulan kemarin saya harus mengambil di agen yang jaraknya kurang lebih 1,5 km dan harus naik ojek lagi” ungkap Mursinap, PKM BPNT Dusun Sasi Mumbul, Jum’at (19/02/2021).

Tambah Mursinap, menurut saya pribadi lebih enak yang bulan sekarang, karena gambilnya di rumah RT, sebab tidak usah mengeluarkan uang bensin.

“Kualitas Beras juga bagus, kalau yang kemarin dapat Apel Satu Biji, dan sekarang dapat Minyak Goreng, sangat membantu masyarakat.

Hal senada juga disampaikan Hadi Prayitno, Ketua RT.02 RW.9 di Dusun Sasi Mumbul Desa Sukosari, sekaligus penerima BPNT, ia merasa heran dengan isu yang mengatakan bahwa penyaluran BPNT tidak sesuai harapan.

“Sebelum mendapat Minyak Goreng, kita mendapat Buah Salak yang sudah busuk, lalu berubah Apel Muda,” tuturnya.

“Dulu KPM harus menempuh jarak 1 KM hingga 1,5 KM untuk menuju agen, sekarang cukup di rumah RT dan tidak ada Pungli, itu tidak benar jika ada kabar ada pengurangan Sembako, dan selama ini belum ada warga yang Komplain,” tuturnya.

Sementara Muh Salim, Ketua RT 01 RW 09 Dusun Sasi Mumbul juga menepis adanya isu pengurangan Bantuan BPNT.

“Malah BONT yang disalurkan bulan sekarang lebih banyak dari bulan sebelumnya,” ucapnya.

“Jika dikalkulasi dengan Nominal, saya rasa nilainya lebih tinggi yang bulan sekarang, di bulan kemarin beberapa PKM malah tidak puas dengan kondisi buah yang ia terima,” jelasnya.

“Saya lebih setuju dengan penyaluran yang bulan sekarang, karena lebih dekat,” tutupnya.

Journalist : Tim/LiNus

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker