Spread the love

Surabaya – Metroliputan7.com – Di musim pandemi Covid-19 ini, banyak dimanfaatkan oleh pihak kepolisian untuk memperkaya diri. Seperti informasi yang beredar terkait pelepasan tersangka narkoba yang ditangkap oleh petugas Unit Reskrim Polsek Tegalsari, Polrestabes Surabaya, Sabtu ( 13/02/2021 ) lalu.

Tersangka yang ditangkap dan dilepaskan tersebut berinisial A warga Tanah Merah Surabaya dengan nominal sebesar Rp.30.000.000 ( Tiga Puluh Juta Rupiah ).

Kanit Reskrim Polsek Tegalsari Iptu Made saat dikonfirmasi wartawan terkait pelepasan tersangka A, awalnya tidak mengakui dan setelah ditunjukkan fotonya langsung membenarkan atas penangkapan tersebut. Akan tetapi menyangkal telah melepaskan.

“Benar mas, setelah kami tangkap pelaku dikirim ke tempat rehabilitasi Plato Foundation dan kami tidak meminta maupun menerima uang sepeserpun. Terkait tersangka keluar silahkan konfirmasi ke mereka,” ujarnya singkat.

Agar menyajikan pemberitaan yang berimbang, awak media melakukan konfirmasi ke rumah rehabilitasi Plato Foundation yang berlokasi di Jalan Cipta Menanggal V no. 16 Surabaya pada hari Kamis (48/02/2021). Disana, awak media diterima oleh Bapak Iqbal selaku koordinator di Plato Foundation. Beliau menyampaiakan bahwa, pelaku A terpaksa dipulangkan dikarenakan terdapat oknum wartawan yang memaksa.

“Oknum wartawan tersebut dari Madura, tapi saya tidak tahu namanya. Orangnya memaksa mas. Daripada membuat ribut, ya kita serahkan saja,” ucapnya.

Iqbal juga menyangkal saat ditanya terkait nominal Rp. 30.000.000 yang dikeluarkan oleh pihak keluarga dalam upaya pelepasan pelaku A. “Tidak ada itu mas. Kalau orang benar-benar tidak mampu, malah kita gratiskan. Kalau orang mampu, disini cuma Rp. 5.000.000 per bulan,” lanjutnya.

“Kita selalu sesuai prosedur rehab mas. Tapi masalah pelaku A ini, karena terpaksa mas. Oknum wartawan tersebut terus marah-marah. Kalau kita sebenarnya ingin pelaku A ini ada disini untuk melakukan proses rehab sehingga tidak lagi kecanduan narkoba,” ungkapnya.

Sebelumnya, pecandu narkoba berinisial A tersebut, ditangkap pada hari Kamis (28/01/2021). Namun selang 4 hari, tepatnya hari Senin (01/02/2021), pelaku sudah berada dirumahnya.

Journalist : Syam/Bas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *