Jakarta

Tegas !!! Propam Polri Pecat Bripka CS Yang Tembak Anggota TNI AD Dan 2 Orang Warga Sipil

Spread the love

JAKARTA – Metroliputan7.com, Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, memastikan bahwa Bripka CS sebagai pelaku yang menembak satu anggota TNI AD dan dua orang warga sipil di sebuah cafe di Daerah Cengkareng Barat,  pada Kamis dini hari (25/2).

Atas ulahnya itu, Hari ini Bripka CS yang merupakan anggota Polsek Kalideres itu langsung dibawa ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Jum’at (26/2/2021)

“Tersangka Bripka CS anggota Polsek Kalideres, sekarang dilakukan proses pidana oleh Polda Metro Jaya,” kata Irjen Ferdy Sambo,

Irjen Ferdy juga menuturkan, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 Pasal 11, 12, 13, maka Bid Propam Polda Metro Jaya dan Div Propam Polri akan melakukan proses pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

“Proses PTDH ini melalui sidang komisi kode etik profesi Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 UU Nomor 2 Tahun 2002,” tegas Ferdy.

Selanjutnya, Propam Polri melakukan pengecekan kembali prosedur pemegang senjata api di seluruh jajaran dan wilayah baik tes psikologi, latihan menembak, dan catatan perilaku anggota Polri.

“Propam Polri juga akan melakukan penertiban terhadap larangan anggota Polri untuk memasuki tempat hiburan dan meminum minuman keras termasuk penyalahgunaan narkoba,” tambah Ferdy.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan, salah satu korban meninggal adalah prajurit TNI AD berinisial S. Korban meninggal lainnya adalah FSS dan M, yang merupakan pegawai cafe. Sementara korban luka adalah H.

“Sebagai Kapolda Metro Jaya, atasan dari tersangka, saya menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada masyarakat, kepada keluarga korban dan juga kepada seluruh TNI AD,” ucap Fadil

Sumber: Humas POLRI

Journalist: Hens

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker