Gresik

Polisi Gresik Amankan Pengedar Sabu Asal Madura 

Gresik – Metroliputan7.com, Firman Subhan (43) laki-laki paruh baya asal pulau Madura Desa Dakiring, Socah, Bangkalan, ditangkap Polisi saat sedang asyik Ngopi di Warkop Daerah Kedanyang, Kebomas Sabtu malam 6 Maret 2021 kemarin.

Gresik Kota Santri terkenal juga dengan filosofi Ngopi, Jauh-jauh dari pulau seberang bukannya menikmati kopi kental Khas Kota Pudak, laki-laki ini justru hendak mengedarkan barang haram jenis Sabu.

Tidak bisa dikelabuhi, Tim Sat Narkoba Polres Gresik mencium gerak-gerik mencurigakan pelaku budak Narkoba, dan memang benar setelah dilakukan penggeledahan ditemukan barang Poket Sabu-sabu siap edar.

“Didalam tas kecil warna coklat milik pelaku ditemukan Dua (2) Plastik Klip berisi sabu siap edar, dengan berat timbang masing-masing 0,32 (Nol Koma Tiga Puluh Dua) dan 0,36 (Nol Koma Tiga Puluh Enam) Gram bruto,” ungkap Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, SIK, MM, Senin (8/3/2021).

Pelaku yang baru sepekan keluar bui tersebut, karena kasus penganiayaan itu menyebut sabu yang dibawanya diperoleh dari Bangkalan, Madura.

Pelaku mengaku saat itu memang sedang menanti seorang pemesan namun keburu dicokok Polisi.

Selain Poket Sabu juga ditemukan Dua (2) Pipet Kaca Bekas Pakai, Sepotong Sekrop Modifikasi Sedotan Plastik, Satu Potong Sedotan Plastik Bekas Pakai, Satu Unit Seluler Warna Hitam turut diamankan sebagai barang bukti, dan juga Satu Unit Sepeda Motor Bebek No.Pol L 5216 pelaku langsung diseret ke Mapolres Gresik.

Tersangka Firman Subhan kini meringkuk dalam kerangkeng, dijerat Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika diancam paling sedikit Empat (4) tahun penjara.

“Jangan coba-coba menginjakkan kaki di Kota Santri dan tidak ada ruang bagi pelaku atau Budak Narkoba,” tegas Mantan Kapolres Ponorogo tersebut.

Journalist : Nang
Publisher : Nang

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker