Sidoarjo

Akibat Hubungan Arus Pendek Listrik, 11 Kios Depan Ramayana Bungurasih Ludes Terbakar

Spread the love

Sidoarjo – Metroliputan7.com, Sebelas lapak kios yang berada di depan area Swalayan Ramayana Bungurasih, Waru, Sidoarjo ludes terbakar, Selasa (9/3/2021).

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, namun sempat membuat kepanikan warga setempat. Menurut salah seorang warga yang berada dilokasi, peristiwa terjadi saat sebagian kios sudah tutup, dan saat itu terdengar satu kali ledakan, yang di duga berasal dari dalam salah satu kios pedagang buah, kebetulan di dalam kios tersebut terdapat satu unit kendaraan roda dua saat hubungan arus pendek listrik terjadi.

“Untuk kronologis kejadiannya, sebagian kios tutup pukul 21.30 WIB, karena sudah jam malam, kemudian pukul 21.45 terdengar suara ledakan keras lantas muncul kobaran api disalah satu kios, karena bahan bangunan kios terbuat dari kayu dan triplek, sehingga kobaran api tersebut dengan cepat menyambar kebeberapa kios,” terangnya.

Petugas PMK dengan cepat mengerahkan sebanyak 8 Unit Damkar yang diterjunkan, yakni PMK Kabupaten Sidoarjo 4 Unit, PMK Surabaya 2 Unit, PMK dari BPBD Kab Sidoarjo 1 unit, dan bantuan PMK dari PT Gudang Garam untuk memadamkan kobaran api.

Menurut keterangan dari Kurniawan selaku Petugas Operator Damkar Pemkab Sidoarjo menjelaskan bahwa, Luas yang terbakar sekira 2,5×7 meter dan terdapat 11 kios, “Api dapat dipadamkan sekira pukul 22.40 Wib, dan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut,” ungkap Kurniawan Petugas Damkar.

Dari 11 kios yang terbakar tersebut terdapat beberapa pedagang, diantaranya warkop, salon, buah, topi, sepatu dan sandal, counter asesoris, pakaian dan tas.

Salah seorang pemilik Toko Ali Jaya, pedagang pakain dan tas yang menjadi korban kebakaran saat ditemui awak media mengatakan, bahwa untuk kerugian ditafsir berkisaran Rp 100 juta lebih, karena semua barang-barang baru datang dari orderan.

“Saya memiliki 2 lapak kios, jualan pakaian dan tas, dan saat kebakaran tidak ada ditempat, kerugian yang saya alami sekitar Rp 100 juta lebih mas, apalagi itu baru saja kulakan/orderan,” pungkas sedih dari seorang pedagang pakaian dan tas tersebut.

Journalist : Red/
Publisher : Ahfad

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker