Opini

Alam Semestapun Bertasbih

Opini – Metroliputan7.com, Ketika Allah menciptakan wanita, Malaikat pun datang dan bertanya.

“Mengapa begitu lama Tuhan, kemudian Tuhan menjawab,” Sudahkah kamu lihat semua detik yang Aku ciptakan untuknya?..

Dua tangan harus di bersihkan, setidaknya terdiri dari 200 bahagian yang boleh di gerakan, agar berfungsi, dan dapat mengolah berbagai jenis makanan.

Mampu memberikan kenyamanan bagi anak-anaknya, serta mempunyai pelukan yang menyembuhkan rasa sakit hati & kesengsaraan, dan semuanya cukup di lakukan dengan kedua tangan ini.

“Malaikat menjawab,” hanya dengan dua tangan ini?…

“Tetapi, engkau membuatnya begitu halus & lembut,” Ya, Aku membuatnya begitu lembut, tapi kamu belum dapat merasakan, bayangkan kekuatan yang Aku berikan kepadanya, agar ia dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa.

“Apakah dia mampu berfikir?…

“Tanya Malaikat lalu
Tuhan menjawab,” Tidak hanya berfikir, dia juga mampu berunding dan mengutarakan pendapatnya, kemudian Malaikat itu menyentuh dadanya.

“Tuhan, engkau buat ciptaan ini kelihatan lemah & rapuh, seolah-olah banyak sekali beban untuknya,” Itu bukan kerapuhan karena itu air mata.

Aku berikan padanya supaya dia boleh mengekspresikan Kegembiraan, Kegalauan, Cinta, Kesepian, Penderitaan, dan Rasa Bangga.

“Engkau memikirkan segala sesuatunya, karena wanita itu ciptaan-Mu, ini sungguh menakjubkan,” Ya, harus.

Wanita itu mempunyai kekuatan, untuk mempesona dan memikat lelaki, dia dapat mengatasi beban hidupnya, dan mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri.

Contohnya :

  • Mampu tersenyum bahkan ketika hatinya menjerit.
  • Mampu tertawa saat hatinya menangis.
  • Dia boleh berkorban demi orang yang di kasihinya.
  • Dia boleh melawan ketidakadilan.
  • Dia bersorak disaat melihat temannya bahagia.
  • Hatinya terluka saat melihat kesedihan.
  • Dia tahu sebuah ciuman & pelukan dapat menyembuhkan luka.

“Cintanya Tanpa Syarat”

“Malaikat sangat kagum,” Lalu apa kekurangannya.

“Kemudian Tuhan menjawab,” hanya satu hal, dia terkadang lupa betapa berharganya Dia.

Penulis : Idham
Publisher : Nang

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker