Opini

Agama Kemanusiaan

  • Opini – Metroliputan7.com
  • Jika beragama hanya untuk merusak, menyakiti, membunuh, maka lebih baik tidak usah beragama.
  • Jika beragama hanya sibuk dengan kesenangan diri sendiri, tanpa pernah menyenangkan orang lain, maka lebih baik tidak usah beragama.
  • Jika beragama tidak membuat ucapan dan kelakuan bertambah baik, maka lebih baik tidak usah beragama.
  • Jika beragama hanya sekedar ritual kewajiban belaka, tetapi kosong makna, tanpa arti, hampa jiwa, hanya sibukan penampilan luar saja, orientasinya hanya semata2 kesorga, maka lebih baik tidak usah beragama.
  • Jika beragama hanya utk membenci agama lain, merusak tempat ibadah agama lain, melarang berdirinya tempat ibadah agama lain, maka lebih baik tidak usah beragama.
  • Jika beragama mengklaim bahwa kamilah yg paling benar, yg lain kafir, maka lebih baik tidak usah beragama.
  • Jika beragama hanya utk pamer ibadah, pamer pakaian/penampilan, maka lebih baik tidak usah beragama.
  • Jika beragama hanya utk memperalat agama sbg tujuan politik busuk, mempolitisasi agama, mengadu domba, memecah belah, maka lebih baik tidak usah beragama.
  • Jika beragama tapi tdk bisa menyejukan, mendamaikan dan mempersatukan, maka lebih baik tidak usah beragama.
  • Jika beragama tapi yg tumbuh dihatinya bukan kasih sayang tetapi kebencian, maka kebih baik tdk usah beragama.
  • Jika beragama tapi setiap hari kerjanya menyebarkan hoax dan fitnah, maka lebih baik tidak usah beragama.
  • Jika beragama tapi berpaham radikal intoleran, maka lebih baik tidak usah beragama.
  • Jika beragama tetapi yg tumbuh dihatinya hanya keangkuhan, kesombongan baragama, maka lebih baik tidak usah beragama.
  • Jika beragama tapi akal dibuang, lebih memilih menjadi budak doktrin, berselimut dgn kebodohan, lebih baik tidak usah beragama.
  • Jika beragama tapi hanya sibukan kulitnya saja, sibukan penampilan luar, hanya sibukan halal dan haram, hanya sibukan pahala dan dosa, sibukan selangkangan, hanya sibukan sorga dan neraka, maka lebih baik tidak usah beragama.

Jika beragama, dia berpendidikan tinggi tetapi berpaham radikal intoleran, jalan yg dipilihnya kekerasan atas nama agama dgn dalih perintah Tuhan, sementara dia tdk pernah kenal Tuhannya dan tidak pernah menjadi manusia, maka lebih baik tidak usah beragama.
” Orang2 telah berpendidikan tetapi belum menjadi manusia. Saya tidak mengecap pendidikan formal. Apa gunanya pendidikan bila kita tidak menjadi manusia ? Sekolah saya adalah kesejahteraan umat manusia “. ( Abdul Sattar Edhi ).

Jika beragama, tetapi senang pamer dan pujian, maka lebih baik tidak usah beragama.
” Kata2 kosong dan pujian panjang tidak membuat Allah terkesan. Perlihatkan iman anda dgn perbuatan anda ” ( Abdul Sattar Edhi )

Jika beragama, tetapi tidak ada kepedulian kpd sesama, menolong tetapi dgn membedakan suku dan agama, maka lebih baik tidak usah beragama.
” Anda harus peduli kpd semua makhluk yg diciptakan oleh Allah. Misi saya adalah untuk membantu orang yg membutuhkan.
Jadi, bertahun2 kemudian ada banyak orang yg mengeluhkan dan mempertanyakan :
” Mengapa anda harus melayani orang Kristen dan Hindu di ambulans anda ? ” Dan aku berkata : ” Karena ambulans ini lebih muslim dari pada anda “”. ( Abdul Sattar Edhi ).

Jika beragama, ayat2 suci hanya sampai ditenggorokan saja dan tidak pernah sampai kejiwanya, maka dia tdk pernah menemukan Tuhannya, tidak pernah mengenal Tuhannya, gagal menjadi manusia, tidak pernah mengerti akan hakikat agama, maka lebih baik tidak usah beragama.
” Al Qur’an suci harus selalu ada didalam jiwa anda, bukan pada Laptop anda. Buka hati anda dan perhatikanlah orang2 baik utusan Tuhan disekitar anda. Dalam keadaan itu anda akan menemukan Nya “. ( Abdul Sattar Edhi ).

Jika beragama, jika sudah menjadi manusia, jika sudah mengenal Tuhan dan jika agama sudah dgn benar tertanam dijiwa, maka :
” TIDAK ADA AGAMA YANG LEBIH TINGGI DARI KEMANUSIAAN. AGAMA SAYA ADALAH KEMANUSIAAN, YANG MERUPAKAN DASAR DARI SETIAP AGAMA DIDUNIA “.
( Abdul Sattar Edhi ).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker