Opini

R I N D U ?

“RINDU”


Rindu ingin membangun rumah ibadah 

Miliki uang banyak lalu bangun rumah ibadah karena akan dibangunkan rumah disurga.

Cepat menyumbang untuk pembangunan rumah ibadah. Dan sudah terbayang pahalanya akan mengalir terus dialam barzah, lalu masuk surga.

Tetapi..

Tetapi tidak pernah rindu untuk membangun rumah orang-orang miskin, meskipun ia punya uang banyak.

    Kemiskinan/ Berbagi/ Indonesia/

Salut untuk orang yang menolak membangun rumah ibadah, karena dia  tahu rumah ibadah telah banyak dan sebagian sepi. Yang ia lakukan adalah ikhlas membangun rumah untuk orang miskin. Dan orang yg seperti inilah yang dirindukan Tuhan.

Rindu ingin berkali-kali ketanah suci.

Tidak cukup sekali dan kembali lagi berkali-kali, apalagi katanya berkali-kali dijamin masuk surga.

Tetapi..

Tetapi tidak pernah rindu untuk membantu orang miskin, memberi orang miskin pekerjaan, mengeluarkan orang miskin dari kemiskinan.

Salut untuk seseorang yang menolak ketanah suci berkali-kali, tetapi yang dilakukannya adalah ikhlas membantu orang miskin. Biaya untuk pergi ketanah suci ia kasihkan keorang miskin untuk modal usaha supaya orang miskin tersebut keluar dari kemiskinan. Dan orang yang seperti inilah yang  dirindukan Tuhan.

Rindu ingin poligami 4 istri dengan alasan ibadah.

Namun sebenarnya hanya umbar nafsu untuk alasan pembenaran. Dan dipilih- nyalah yang cantik dan montok, lalu dipamerkannya.

Tetapi..

Tetapi tidak pernah rindu untuk membantu anak yatim miskin, yatim piatu miskin, memelihara dan mensekolahkan mereka sampai sukses.

Kemiskinan/ Berbagi/

Salut untuk seseorang yang tidak mementingkan nafsu birahinya dengan topeng poligami, tetapi dia dengan ikhlas memelihara, mensekolahkan anak-ank yatim miskin sampai selesai sukses dan orang yang seperti inilah yg dirindukan Tuhan.

Benarkah Anda Rindu?

Rindu ingin masuk surga, Tetapi yang dipraktekkannya keangkuhan beragama.

Surga tidak pernah rindu dengan orang-orang yg seperti ini. Tuhan benci dengan orang-orang yang seperti ini.

Tuhan rindu dengan orang-orang yang berjalan dijalan kemanusiaan.

 

Penulis : Idham//

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker