Opini

PakDe Karwo Berikan Jargon Desa Prayungan Dengan Sebutan Desa Top Markotop

Opini – Metroliputan7.com, Apa yang membuat Desa Prayungan bisa disebut Desa Top Markotop oleh Pakde Karwo?
hal itu karena meraih tiga penghargaan terbaik se Jawa timur dalam KI Award 2020, tapi bukan itu saja melainkan cara H. Imam Rofi’i menahkodai Desa Prayungan.

Warga Desa Prayungan patut berbangga karena memiliki pemimpin lokal berkaliber Nasional. Kenapa begitu? Karena melalui berbagai inovasi dalam kepemimpinan dan upaya memajukan Desa dalam berbagai bidang, beliau telah berhasil membuat Prayungan mencuri perhatian Publik, dibawah kepemimpinan Mas Imam Rofi’i sapaan akrabnya, dinilai berhasil menekan angka korupsi dan meningkatkan kualitas layanan publik melalui budaya digital.

Menurut saya, ketika kemampuan leadership berpadu dengan kecerdasan sosial, emosional, spiritual, pemahaman teknologi juga kemampuan menulis, maka bisa disebut Top Markotop.

Hal itu tampak ditunjukan dalam ke pemimpinan H. Imam Rofi’i yang menjabat Kepala Desa hingga 3 Periode secara berturut, itu menunjukan kegigihannya.

Selain itu, Top Markotop kalau di utak-atik matuk-gatuk ternyata menjadi makna tersendiri dan sambung dengan karakter, spritual budaya dan agama.

Karaketer TOP bisa di maknai dengan Transparansi, Optimis, Produktif
sedangkan Markotop di ambil dari spritual, budaya dan agama bisa di ambil dari nama sahabat Nabi Muhammad SAW, Markotop (Umar Bin Khattab) yang diberi julukan Al-Faruq  yang berarti orang yang bisa memisahkan antara kebenaran dan kebatilan dan biasa di sebut dengan julukan Singa padang pasir.

Dalam sudut pandang Sunni, Umar termasuk salah satu pemimpin yang hebat dan suri tuladan dalam masalah keislaman.

Umar kerap memberikan ide-ide cemerlang dan menuntaskan berbagai persoalan yang ada pada zamannya, bahkan keputusan yang diberikan Umar telah menjadi ketetapan hukum yang berlaku hingga saat ini.

Sedangkan kalau dihubungkan dengan sejarah peradaban terjadinya Desa Prayungan, hampir bersamaan dengan jaman kerajaan majapahit,
ia, Kyai Tjok Brosot begitulah orang tua terdahulu di Desa menyebutkan, hidup dengan seorang istri bernama Nyai Tani. Kehidupan keluarga ini bahagia dan sejahtera, disamping saling mengasihi mereka pun rajin bertani, mereka memiliki seorang pembantu yang sangat sakti dan bijaksana bernama Sungging Purbongkoro.

Sedangkan nama lain dari danyang Desa Prayungan yaitu Mbah Singo Buder yang sama sama singa, dengan julukan sahabat Umar bin khattab singa padang pasir.

Sama tapi beda, beda tapi sama kaitannya dengan sifat spritual watak dan perilaku Kepala Desa Prayungan.

Secara kebetulan atau memang dapat ilham dari Tuhan, Pak De Karwo memberikan jargon Desa Prayungan Desa Top Markotop, sebab saya menyaksikan sendiri, Beliau saat memberikan jargon tersebut setelah menunaikan Sholat Dhuhur di Mushola Balai Desa dan bermunajat sesaat, lalu pergi ke aula Desa dan menyebutkannya. Wallohu A’lam.

Penulis : Aff Hasan
Publisher : Nang

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker