Spread the love

Ponorogo – Metroliputan7.com, Sejenis membatik atau Ecoprint di Ponorogo terus berkembang, Salah satunya adalah metode Ecoprint menggunakan dedaunan, untuk sebuah cara membatik yang akan menjadi salah satu solusi membangkitkan UMKM akibat pandemi.

Harapannya, pelatihan ini bisa membuat para peserta memiliki keterampilan membuat Batik cetak, sekaligus memasarkannya secara Online.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Ponorogo Lisdyarita saat membuka Pelatihan lanjutan Batik Ecoprint bagi anggota IKM dan UKM yang di Gedung Sentra Industri, pada Senin 5 April 2021 jam 10.00 bertempat di Sentra Industri Ponorogo.

Jujur, saya ingin di Ponorogo ini memiliki berbagai macam batik, yang mahal, dan juga terjangkau harga jualnya untuk kalangan kelas menengah.

“Sehingga Batik menjadi bagian dari para Pariwisata, maka ada pilihanya serta Motif dan Harga sebagai Cinderamata),” kata Wabup yang akrab disapa Bunda Lisdyarita yang sangat suka dengan adanya pelatihan membatik ecoprint kali ini.

Batik ecoprint yang berbahan arsitektur merupakan solusi bagi UMKM sebab bahan bakunya mudah didapat dan harganya murah namun bisa menghasilkan kain Batik yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Lanjut, apalagi saat ini Batik ecoprint yang merupakan produk yang ramah lingkungan sangat diminati warga Negara, guna maju di kawasan Asia dan Eropa.

“Maka, ayo jadikan ecoprint ini sebagai usaha kecil yang membuahkan hasil dalam hal yang besar.

Dulu, di Ponorogo Batik itu luar biasa, tapi saat sekarang ini sudah menyusut, dengan adanya pelatihan ini, Batik/ecoprint bisa booming lagi di Ponorogo,” ungkap Bunda Lisdyarita.

Untuk Meyakinkan bahwa pelatihan ini tidak akan berhenti pada pemberian keterampilan saja, akan tetapi juga ada pendampingan untuk pemasaran.

Pemasaran secara Online melalui Pasar yang sudah ada di aplikasi Online yaitu di Jathil Mart asli buatan Putra Daerah.

Usai membuka Pelatihan Lanjutan Ecoprint, Wakil Bupati Lisdyarita yang di dampingi oleh Kepala Dinas Perdakum Ponorogo juga ikut mendampingi Kepala UPT sentra Industri Hari Sulistyo Wahyono mengunjungi sentra Gamelan, Batik, Reog dan Kriya.

Wabup Lisdyarita di Dampingi Kepala Dinas Perdakum Ibu ADDIN ANDANA WARIH saat menyaksikan hasil karya peserta pelatihan Batik ecoprint, Gamelan, Reyog, dan Kriya di Gedung Sentra Industri Ponorogo.

Journalist : KP Dhr SN
Publisher : Nang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *