Spread the love

Lamongan – Metroliputan7.com, Baihaki Akbar, S.E., S.H., Sekjen Lembaga Advokasi Rakyat Merdeka Gerakan Anti Korupsi sangat kecewa dan murka atas sejumlah parkir liar yang ada di Kabupaten Lamongan, Minggu (11/4/2021).

Bung Baihaki Akbar, kecewa dan murka melihat parkir liar yang merajalela di kabupaten Lamongan dan seakan-akan Dinas perhubungan, Satpol PP dan Kepolisian Kabupaten Lamongan tutup mata melihat itu semua, padahal Kabupaten Lamongan menerapkan parkir berlangganan yang berlaku sekabupaten Lamongan.

“Kami menilai Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Kepolisian Kabupaten Lamongan tidak profesional dalam menyikapi permasalahan yang ada di Kabupaten Lamongan terkhususnya dalam bidang perparkiran yang sudah tertuang dalam Perda No 15 tahun 2010,” Ucap tegas Baihaki kepada awak media.

Seharusnya Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Kepolisian bertindak tegas, untuk menertibkan jukir liar, bukan hanya diam saja dan membiarkan begitu saja.

Selain itu, Baihaki Akbar juga menilai apa yang di lakukan oleh jukir liar sudah jelas melanggar hukum pidana pasal 368 KUHP (Pungli) dan seharusnya di tindak tegas sesuai dengan aturan UU yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

“Kami akan terus menyikapi permasalahan ini sampai tuntas, karna menurut kami ini bentuk pembodohan terhadap masyarakat, karena masyarakat terkesan seperti di paksa untuk mengikuti Perda No 15 Tahun 2010 Terkait parkir berlangganan, tapi masyarakat sendiri tidak merasakan bentuk pelayanan di bidang jasa parkir secara profesional, yang terjadi pada fakta di lapangan terbukti masih ada pungutan lagi,” imbuh Baihaki Akbar S.E., S.H.

Journalist : Baihaki Akbar
Publisher : Ahfad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *