Spread the love

SurabayaMetroliputan7.com, Mengacu pada undang-undang UU Nomor 32 Tahun 2009, dari hasil penusuluran Tim Investigasi Media Metroliputan7.com dan Tim Investigasi Aliansi Madura perantau (AMP), ditemukan data Hotel La Lisa di Jl. Raya Nginden No. 82, Surabaya, di tengarai tidak memiliki perizinan limbah.

Selain tidak memiliki izin pembuangan air limbah (IPAL) juga tidak memiliki izin tempat penyimpanan sementara Limbah B3, Kamis (15/4/2021).

Sementara itu, menurut UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang PPLH,  PPRI Nomor 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, dan PP Nomor 27 Tahun 2012 tentang Izin Lingkungan kepada pelaku usaha, Disebutkan pada setiap usaha atau kegiatan yang wajib memiliki Amdal atau UKL- UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup) wajib memiliki izin lingkungan ataupun ijin Limbah.

Saat dikonfirmasi oleh Tim Investigasi Metro Liputan 7 dan Tim Investigasi AMP, pihak Hotel La Lisa yang pada saat itu di temui oleh Herny selaku Accounting Manager Hotel & HRD Hotel La Lisa, beralasan sudah mengurus perizinan, namun belum keluar izinnya. Belum keluarnya izin tersebut, karena berkas mereka tidak lengkap dan prosedur pengolahan Limbah B3 yang tidak sesuai aturan.

Herny selaku Accounting Manager & HRD Hotel La Lisa mengatakan, dari pihak kami sudah mengajukan perihal perizinan Limbah B3 tersebut ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya. 

Dari hasil Investigasi dilapangan dihimpun oleh Tim Investigasi Metro Liputan 7 dan Tim Investigasi AMP, saat di konfirmasi perihal surat izin Limbah B3 Hotel La Lisa, pihak hotel tidak bisa menunjukkan surat izin Limbah B3-nya.

Suasana Tempat parkir Hotel Lalisa pertanggal 14 april 2021/ Basement/ Surabaya/

“Saya tidak bilang kalau belum ada surat izin Limbah B3-nya dari DLH Kota Surabaya, namun silahkan kalau mau dilaporkan ke Dinas terkait, dan kami tunggu petugas DLH Kota Surabaya untuk persyaratan pengajuan surat izin Limbah B3,” ucap Herny Accounting Manager & HRD Hotel La Lisa dengan sikap tidak koperatif kepada Tim Investigasi Metro Liputan 7 dan Tim Investigasi aliansi Madura perantau (AMP).

Menindak lanjuti perihal tersebut, Tim Investigasi Metro Liputan 7 dan Tim Investigasi AMP langsung melakukan konfirmasi ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, pada Hari Senin (12/04/2021).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Drs. Eko Agus, mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terkait dengan kelengkapan perizinan Limbah B3 di Hotel La Lisa Jalan Raya Nginden No. 82 sejak bulan Februari 2020 lalu.

“Februari Tahun 2020 lalu sudah kami periksa. Ada tahapan yang sudah kita lalui, tapi mereka belum menyelesaikan perizinannya, karena terkendala faktor penempatan Limbah B3-nya yang tidak sesuai,” ujar Eko Agus.

Untuk itu dari Tim Investigasi Metro Liputan 7 dan Tim Investigasi AMP, meminta DLH Kota Surabaya untuk menindak tegas dengan melakukan penyegelan terhadap Hotel La Lisa agar tidak beroperasi dan juga akan memperkarakan Hotel La Lisa ke pihak Kepolisian mengenai Limbah B3 yang tidak mempunyai perizinan. 

 

Journalist : Farid & Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *