Spread the love

Lamongan – Metroliputan7.com, Demi tegaknya supremasi hukum, Baihaki Akbar, S.E., S.H. Sekjen Lembaga Advokasi Rakyat Merdeka Gerakan Anti Korupsi, meminta kepada KPK untuk segera menetapkan tersangka terkait pembangunan gedung Pemkab Lamongan senilai 151 Miliar yang di duga tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sekjen LARM-GAK sangat mendukung apa yang sudah di lakukan oleh KPK dengan memanggil pejabat Kabupaten Lamongan, terkait proyek multitears yang di kerjakan sejak tahun 2017 tersebut.

Pembangunan gedung baru berlantai 7 pemkab Lamongan, dalam pengerjaannya selama 3 tahun dan di resmikan pada Minggu (10/11/2019) tersebut di duga tidak sesuai kontrak dan telah terjadi addendum untuk perpanjangan waktu pengerjaan sampai 5 kali.

“Kami sebagai lembaga yang bergerak di bidang kontrol sosial masyarakat, meminta dengan tegas kepada KPK untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus pembangunan gedung Pemkab Lamongan yang kami duga sudah merugikan keuangan negara,” ujar Baihaki.

Baihaki juga menambahkan, LARM-GAK akan terus mengawal kasus pembangunan gedung Pemkab Lamongan sampai tuntas, karna kami menduga dalam pekerjaan tersebut sengaja menabrak aturan dan merugikan keuangan negara.

Journalist : Baihaki Akbar
Publisher : Ahfad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *