Spread the love

SampangMetroliputan7.com, Kematian Suliman warga Desa Paopale Laok yang di bunuh pada hari Kamis 16 April 2021, Minggu yang lalu, Sudah menimbulkan kekecewaan kepada keluarga korban, Terkait proses hukumnya terhadap pelaku yang terkesan minim dalam penyelidikan untuk pengembangan. Sabtu ( 24/4/202)

Pasalnya, Disamping pelaku lainnya belum tertangkap semua, Juga tersangka yang bernama hariyanto hanya di jerat dengan pasal 338 KUHP Jo pasal 170 ayat 2  KUHP.

Foro Almarhum Suliman Bersama Kyai Ayatullah Semasa Hidup Dalam acara GP Ansor NU di Kediaman Almarhum/

Kelurga korban menduga polisi terkesan terburu – buru dalam menangani perkara kasus ini, Itu terlihat dari jumpa pers yang di gelar polres beberapa hari yang lalu, Polisi mengeluarkan statement berdasarkan pengakuan tersangka,  Yang kemungkinan besar tersangka pasti akan memberikan pengakuan dan pembelaan agar dirinya mendapat hukuman yang ringan.

“Itu yang bikin kami bingung, Kenapa polres secepat itu dalam mengambil kesimpulan untuk segera melakukan jumpa pers, Padahal disitu semua bahan dan alat bukti petunjuk belum sepenuhnya di kantongi oleh polres” Keluhnya.

Kemudian Mahmud mengatakan, Kami minta tolong kepada pihak kepolisian resort (POLRES) Sampang, Agar transparan dan profesional dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan ketentuan hukum undang-undang yang berlaku. 

Kemudian ia juga menambahkan, 

“Jika bukan kepada pihak kepolisian, Kepada siapa lagi saya selaku dari keluarga korban, Untuk meminta keadilan hukum dan mengungkap, mengusut tuntas semua pelaku pembunuhan terhadap adik saya?” Tanya mahmud.

“Yang jadi pertanyaan, Itupun di percayai oleh pihak polres dan langsung di adakan jumpa pers, Ini kurang profesional,” ungkap Mahmud.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, Almarhum Suliman ini aktif dalam organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama (NU) sejak 2019 lalu. Dan di 2020 dia terpilih sebagai

dewan penasehat Pimpinan Ranting GP Ansor Desa People Laok.

 

Journalist : Hens//

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *