Spread the love

Surabaya – Metroliputan7.com, Seorang pengendara sepeda motor adu mulut, lantaran tidak terima di tegur ketika mengendarai sepeda motor dengan menggunakan HP, bukan berterima kasih pria itu malah keluarin kata-kata kotor dan maki – maki pengendara mobil, viral di media sosial, Sabtu 8/5/2021 pukul 16.30

Kejadian ini, tepatnya di Jalan Raya Demak depan tempat pemakaman umum (TPU) Mbah Ratu, bermula pria tersebut mengendarai sepeda motor sambil menggunakan HP dan tak seimbang, pada saat di klakson oleh mobil dibelakangnya yang kebetulan sopir mobil adalah seorang wartawan dan keluarganya.

Wartawan tersebut di ketahui bernama umar Al khotob,saat menegur pengendara sepeda motor.

“Mas kalau bisa jangan HP an waktu sepeda motoran di jalan sangat berbahaya bagi anda sendiri dan pengguna jalan yang lainnya,” Terang Umar Al khotob dari media puskominfo.

Hal itu, Sesuai dengan Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), “Para sopir atau pengendara sepeda motor dilarang main ponsel ketika di jalan raya

Menanggapi teguran tersebut pria pengendara sepeda motor berhenti dan mengatakan, Sopo sampean polisi ta,” jawabnya pria yang belum di ketahui identitasnya dengan nada keras.

Umar menjawab Dengan nada sopan “Saya bukan polisi tapi saya wartawan,” kata Umar Al Khotob.

Kemudian pengendara sepeda motor memaki dalam bahasa Suroboyoan yang menghina profesi Wartawan, dengan sebutan wartawan Taek (wartawan kotoran manusia), hingga terjadi adu mulut.

Ucapan yang sangat tidak pantas di lontarkan tersebut tentunya sangat menyinggung insan PERS (Wartawan) yang merasa di lecehkan dan di hina profesinya.

Dengan adanya kejadian tersebut dan sudah viral di sosmed tersebut, Umar Al Khotob yang juga selaku Ketua Puskominfo Jatim menunggu itikat baik pengguna motor tersebut untuk datang di kantor Jalan Gadukan timur Demak no 97 Surabaya (komplek Hotel Antariksa dan Yayasan Rehabilitasi Narkoba “AJIB”), jika tidak ada itikad baik, Umar Al Khotob akan meneruskan dan menindaklanjuti ke pihak kepolisian.

Journalist : Nang
Publisher : Nang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *