Spread the love

Tulungagung – Metroliputan7.com – Berakhir sudah aksi Tauchid (31) dalam mengeruk uang milik bosnya sendiri. Pria asal Desa Cepoko, Kec. Berbek, Kab. nganjuk tersebut, ditangkap oleh Sat Reskrim Polres Tulungagung pada hari Senin (24/05/2021).

Sebelum menjalankan aksinya untuk mengeruk uang sang bos, pelaku terlebih dahulu mencuri ATM dan juga kartu kredit milik sang bos (korban). Diketahuinya tindak kriminal pelaku, saat korban mendatangi Bank BCA dan oleh petugas Bank, korban diberitahu ada tarikan dengan jumlah besar dari ATM milik korban. Karena curiga, korban meminta ditunjukkan hasil rekaman CCTV mesin ATM.

“Korban sempat kaget, karena yang menguras uangnya adalah pegawainya sendiri. Terakhir, pelaku mengambil tunai uang yang ada dari ATM milik bosnya di mesin ATM Jalan Letjend Suprapto 87, kel. kepatihan, kab. tulungagung, Kab. Tulungagung,” kata Iptu Nenny Endah Sasongko selaku Paur Subbag Humas Polres Tulungagung, Jum’at (04/06/2021).

Tidak tanggung-tanggung, dalam melancarkan aksinya, pelaku sudah dapat mengeruk uang sang bos senilai Rp. 476.354.126. Saat ditangkap, petugas dapat menyita uang tunai senilai Rp. 325.000.000.”Jadi uang yang sudah digunakan oleh sekitar Rp. 151.354.126. Selain uang tunai tersebut, petugas juga menyita barang bukti berupa print hasil rekaman cctv, print out ATM dan print out Kartu Kredit milik korban,” ungkapnya.

“Pelaku yang sudah ditangkap, akan dijerat dengan Pasal 362 jo 64 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” pungkasnya.

Journalist : (Syaiful)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *