Spread the love

Surabaya || Metroliputan7.com

Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya telah sukses menggelar event Modar (Humor Daring) pada Sabtu lalu. Event Modar (Humor Daring) merupakan acara dari mahasiswa malam Ilmu Komunikasi Untag Surabaya angkatan 2019 yang mengampu mata kuliah MICE S. Event Modar diselenggarakan untuk memenuhi tugas MICE sekaligus sebagai wadah untuk mengedukasi para pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum diluar sana tentang pentingnya Humor bagi kehidupan kita, terutama di tengah pandemi covid 19 ini. Sabtu (12/06/2021) 

Menurut Kaprodi Ilmu Komunikasi Untag Surabaya, A.A.I Prihandari Satvika Dewi. S.Sos. M.Med.Kom, event ini sekaligus sebagai wadah untuk mengedukasi para pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum tentang pentingnya humor bagi kehidupan kita, terutama di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Event Modar merupakan terobosan yang sangat menarik, ditengah isu-isu yang berkaitan dengan pandemi dan bencana, ada sebuah sentuhan yang ingin diberikan kepada masyarakat oleh panitia MICE kelas S ini yaitu tentang humor. Humor adalah salah satu hal yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia. Banyak manusia yang menilai bahwa humor adalah hal yang sambilalu, tidak terlalu penting peranya untuk kehidupan,  padahal humor adalah sebuah mekanisme bertahan, apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini. Tanpa humor hidup akan terasa kering dan bahkan dapat membuat seorang manusia untuk gagal beradaptasi dengan lingkungan dan membangun eksistensi mereka,” Ucap Prihandari Satvika Dewi. 

Event Modar terdiri dari beberapa rangkaian, Pertama adalah Lomba “Modar Open Mic” yang diselenggarakan sejak tanggal 15 Mei 2021. Lomba tersebut merupakan lomba stand up comedy virtual berdurasi 1 menit yang dijuri oleh Aji randa, komika jebolan Stand Up Comedy Academy (SUCA) season 4. 

Aji Randa/ Komika Jebolan Stand Up Comedy Academy (SUCA) Season 4.

Kemudian kedua, adalah webinar “Candu Malam” (Canda Gurau Mahasiswa Malam) dan Awarding sekaligus sebagai penutup Event Modar yang dilaksanakan Sabtu (12/06/2021) lalu. Webinar dan Awarding tersebut dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting dan YouTube.

Webinar bertemakan “Kebebasan Tertawa yang Tidak Bebas” tersebut menghadirkan narasumber yang ahli dalam bidangnya, yaitu Nopek Novian. Nopek merupakan salah satu komika yang terkenal jebolan ajang Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) season IX.

“Webinar tersebut menjelaskan tentang kebebasan berpendapat dalam komedi, cara membuat materi stand up yang powerfull, skill apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi komika, bagaimana caranya menyusun materi yang aman jika itu menyangkut ras, agama, serta hal sensitif lainnya agar jokes-nya tersampaikan dan membuat tertawa semua audiens atau pendengar,” ujar Junior Farhan, Ketua Panitia Modar

“Serta tidak lupa juga membahas tentang pasal seperti UU ITE yang lebih melindungi pelapor, hanya karena perbedaan humor. Padahal komedi adalah sarana yang tepat untuk menyuarakan aspirasi dan mengkritisi suatu pihak/golongan/pemerintah/negara,” tambahnya.

Antusisas para peserta yang sangat tinggi turut memeriahkan acara tersebut. Hal ini terbukti dari tingginya interaksi antara peserta dan  narasumber di Kolom chat Zoom Meeting serta suasana bahagia yang terekam dalam moment acara tersebut. Adapun pada lomba “Modar Open Mic” ini, Aji Randa selaku juri memilih Reza Christian sebagai juara pertama, dan Sephiardi Alfianto sebagai juara kedua. Masing-masing juara, mendapatkan hadiah dan merchandise dari penyelenggara Event Modar.

Ratusan orang yang terdiri dari pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum yang berasal dari berbagai sekolah, universitas serta instansi di Indonesia telah mengikuti rankaian Webinar-Awarding ini yang dimulai sejak pukul 09.00 – 11.50 WIB. 

Selain itu, dalam pelaksanaannya Drs. Widiyatmo Ekoputro, M.A. selaku Dosen Pengampu MICE Kelas S berharap bahwa setelah kegiatan ini pihak internal dan pihak eksternal akan dapat terus berkembang, karena kegiatan ini hanya merupakan langkah awal dari seorang manusia untuk membentuk eksistensi dan entitas yang dikehendakinya,” tuturnya.

Journalist : Damn//

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *