Spread the love

Tulungagung || Metroliputan7.com – Tim Khusus (Timsus) Resmob Macan Agung (RMA) Sat Reskrim Polres Tulungagung kembali beraksi. Empat pelaku pengancaman disertai pemerasan berhasil disikat habis pada Hari ini Senin, tanggal 14 Juni 2021.

Dari 4 pelaku yang ditangkap, 1 diantaranya, diduga merupakan anggota dari sebuah LSM. keempat pelaku beserta barang buktinya langsung diamankan ke Mapolres Tulungagung untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Keempat pelaku yakni, DS (37) Dsn/Ds. Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, AIG (35) warga Perum Delta Kuto Anyar Blok C No. 2, Kel. Kuto Anyar Kec/Kab. Tulungagung, D (36) warga Dsn. Kedungwaru, Ds/Kec. Kedungwaru Kab. Tulungagung dan S alias Jliteng (43) warga Dsn. Dwiwibowo, Kec. Kedungwaru, Kab. Tulungagung.Sedangkan korbannya yakni, DF (21) seorang wiraswasta asal Dsn/Ds Pojok, Kec. Campurdarat, Kab. Tulungagung.

Dari kejadian tersebut, korban menderita kerugian materiil senilai Rp. 6.000.000. Kejadian pengancaman dan pemerasan tersebut, terjadi di jalan umun depan RSUD Dr. Iskak, Ds. Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kab. Tulungagung pada hari Senin (08/06/2021).

Paur Subbag Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Endah Sasongko, S.H., menjelaskan, sebelumnya, Timsus RMA Sat Reskrim Polres Tulungagung sudah mengamankan 3 pelaku, yakni, AIG, D dan S alias Jliteng.”Yang terakhir, yakni pada hari Senin (14/06/2021), anggota Tim RMA, berhasil menangkap pelaku berinisial DS dirumah saudaranya di Ds. Ngadiluwih, Kec. Ngadiluwih, Kab. Tulungagung,” terang Iptu Nenny.

Adapun kronologis awal dari kejadian tersebut yakni, korban yang mendapatkan pesan WA dari temannya / saksi, langsung menuju ke tempas kos yang berlokasi di Kel. Jepun, Kec/Kab. Tulungagung.”Baru saja tiba didepan kos temannya, korban tiba-tiba, langsung ditarik dan dimasukkan kedalam mobil serta diajak berputar – putar sampai wilayah Kec. Rejotangan,” ucap perwira wanita dengab 2 balok di pundaknya tersebut.

Didalam mobil tersebut, korban mendapatkan ancaman serta intimidasi. Tujuannya yakni, korban bersedia menyerahkan uang yang diminta oleh keempat pelaku senilai Rp. 6.000.000.”Korban pun, langsung menelepon orang tuanya untuk mentransfer uang yang diminta oleh para pelaku. Setelah mengambil uang tersebut, korban diantar kembali ke kos temannya,” ungkap Bunda Nenny.

Dari penangkapan pelaku, Timsus RMA menyita barang bukti berupa, seuah tas kecil, uang tunai senilai Rp.91.000, sebuah SIM A, 2 buah KTA LSM, sebuah dompet, uang Rp 450.000 dan sebuah HP merk Samsung J7 warna hitam.”Para pelaku yang berhasil ditangkap oleh Timsus RMA, akan dijerat dengan Pasal 368 Ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun,” pungkas mantan Kanit Dikyasa Satlantas Polres Tulungagung tersebut.

Journalist : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *