Spread the love

Tulungagung || Metroliputan7.com – Tim Khusus (Timsus) Resmob Macan Agung (RMA) Sat Reskrim Polres Tulungagung tidak pernah berhenti menindak tegas segala bentuk kejahatan yang terjadi di Kabupaten Tulungagung. Dipimpin Ipda Zico Bintang Yanottama S.Tr.K., pada hari Kamis (17/06/2021), Timsus RMA berhasil mengungkap kasus penipuan dan penggelapan yang termuat dalam Pasal 378 dan 372 KUHP.

Adapun pelaku yang diringkus oleh Timsus RMA yakni, Basuki (44 thn) warga Dsn. Nglarangan, Ds. Krenceng, Kec. Kepung, Kab. Kediri. Sedangkan korbannya yakni, Agus Darmawan (42 thn) warga Dsn. Jampi, Ds. Ngentrong, Kec. Karangan, Kab. Trenggalek.Kejadian penipuan dan penggelepan sendiri, terjadi di sebuah Warung kopi, Kel. Karangwaru, Kec/Kab. Tulungagung pada hari Sabtu (29 Mei 2021) yang lalu.

Paur Subbag Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Endah Sasongko menjelaskan, awal mula, sepeda motor korban, digunakan oleh anaknya yang bekerja di warung kopi, tidak berselang lama, pelaku datang dan meminjam sepeda motor dengan alasan akan ke Pasar Ngemplak untuk mengambil uang.”Setelah ditunggu hingga beberapa hari, pelaku tidak kunjung datang beserta sepeda motor korban. Sehingga korban bersama anaknya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Tulungagung,” terang Iptu Nenny Senin (21/06/2021).

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, akhirnya, pada hari Kamis (17 Juni 2021) sekira Pukul 19.00 WIB, Timsus RMA Sat Reskrim Polres Tulungagung berhasil mengamankan pelaku dan membawanya ke Mapolres Tulungagung untuk proses lebih lanjut.”Pelaku diringkus di Trafic Light pertigaan selatan jembatan Ngujang, Kec. Kedungwaru, Kab. Tulungagung. Kemudian bersama anggota Resmob Kediri Kota, berhasil mengamankan barang buktinya yang berada di wilayah Kediri Kota,” jelasnya.

Dari penangkapan pelaku, anggota berhasil mengamankan barang bukti berupa, 1 unit sepeda motor jenis Suzuki satria FU nopol AG 2110 ZZ, uang tunai senilai Rp.40.000 dan sebuah Hp beserta chargernya.”Dari hasil interograsi, pelaku mengaku sudah 3 kali melakukan tindak pidana pencurian sepeda ontel di wilayah Kediri. Karena melanggar Pasal 378 dan 372 KUHP, pelaku akan dituntut 4 tahun penjara,” pungkasnya.

Journalist : fathur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *