Spread the love

Surabaya – Metroliputan7.com – Ratusan orang madura turun melakukan aksi damai dari jembatan Suramadu menuju ke Pemkot surabaya di karnakan tes swab antigen yang ada di suramadu sudah meresahkan warga madura. Yakni para pedagang Salah satunya.

Sejak tanggal 6 juni 2021 lalu, Masyarakat madura harus mematuhi kebijakan penyekatan dan tes swab antigen di suramadu setiap hari.”Kami menilai, kebijakan penyekatan yang di lakukan oleh pemkab,Pemkot dan Pemprov ini merupakan kebijakan yang sangat merugikan masyarakat Madura. Dikarenakan kebijakan penyekatan ini sangat berdampak ke perekonomian masyarakat madura.”Jelas para pendemo.

Strategi tracing yang di lakukan oleh pemerintah harus tepat sasaran. Jangan sampai tebang pilih apalagi mendiskreditkan masyarakat madura dengan cara melakukan swab antigen di suramadu.

Apa iya covid-19 hanya menjangkit orang yang bepergian dan melintas di suramadu. Apakah hanya itu metode tracing yang dianjurkan. Sebab kalau tiap hari di swab malah akan berdampak negatif terhadap hidung dan bisa iritasi.

makanya, mulai hari ini kami koalisi masyarakat madura bersatu meminta kepada pemerintah khususnya pemerintah kota surabaya untuk mengubah strategi tracing yang di lakukan di suramadu tersebut. Jelas para pendemo.

“hentikan tes swab antigen di suramadu dan alihkan tes swab antigen ke tempat-tempat kerumunan di surabaya yang sangat berpotensi adanya penyebaran covid 19. Silahkan lakukan tes swab bagi orang mau masuk kantor dan tempat karaoke atau hiburan malam yang ada di surabaya.”ujarnya.

sebab berdasarkan penelusuran kami, di tempat-tempat ini tidak ada tracing, padahal yang Sangat berpotensi terjadinya penularan di tempat tersebut.Menurut salah satu pendemo tes swab di Suramadu agar segera di hentikan dan agar dilakukan tes swab di daerah masing-masing.

“Silahkan lakukan swab antigen di tempat masing-masing biar tidak mengganggu aktifitas perjalanan akses kluar masuk suramadu.”ujar salah satu pendemo.

Journalist : Faisal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *