Spread the love

Surabaya || Metroliputan7.com – Wafatnya Mara Salem Harahap (Marsal Harahap) Pimpinan Redaksi (Pimred) media lasernew stoday asal Sumatera Utara karena ditembak, membawa luka mendalam bagi seluruh insan pers yang ada di Infonesia. Tidak terkecuali, para kuli tinta asal Kota Pahlawan.

Puluhan insan pers Surabaya yang tergabung dari berbagai aliansi, akhirnya menggelar aksi damai dan solidaritas untuk Mara Salem Harahap di depan Mapolda Jawa Timur, Jum’att (23/6/2021) seusai shalat Jum’at.

Aksi damai dan solidaritas wartawan, diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya menyuarakan tindak Kriminalisasi terhadap insan Pers, hingga terjadinya aksi penembakan terhadap Mara Salem Harahap.

Slamet selaku Korlap aksi damai dan solidaritas tersebut, menyuarakan agar semua pihak untuk menghargai profesi jurnalis, yang bekerja berdasar Undang – Undang Pers nomor 40 Tahun 1999.

“Wartawan juga pilar bangsa ini, jangan ada pembungkaman terhadap pers. Pembunuhan saudara kami (Mara Salem Harahap) merupakan bentuk pembungkaman terhadap kebebasan dan kemerdekaan pers,” ucap Slamet yang juga wartawan dari Basudewa tv.

Pihaknya juga menyampaiakan, agar semua pihak, menghormati kebebebasan pers. Apabila ada pihak yang merasa tidak puas, atau merasa dirugikan akibat pemberitaan, hendaknya bisa menggunakan hak jawab dan koreksi.

“Hak jawab adalah hak seseorang atau kelompok untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan berita fakta yang merugikan nama baiknya,” lanjutnya.

Sementara itu, ditempat berbeda, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Reply Handoko langsung menemui perwakilan delegasi sepuluh orang, guna menerima dan menampung aksi yang disuarakan para wartawan.

“Kami menerima aspirasi dari rekan rekan media, apa yang menjadi tuntutannya kami akan terima, dan akan kami kirimkan ke Polda Sumatra Utara. Apapun hasilnya, kewenangan ada di wilayah Sumatra Utara, jadi pastinya Kepolisian masih menyelidiki bukti-bukti yang kuat, biar tidak salah langkah dalam mengambil keputusan,” kata Gatot di ruang SPKT Mapolda Jatim.

Usai melakukan aksi damai dan solidaritas yang berlangsung aman itu, wartawan yang terdiri dari wartawan media cetak, radio dan televisi, serta media online itu, membubarkan diri dengan tertib.

Journalist : Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *