Spread the love

Tulungagung – Metroliputan7.com – Usai sudah bisnis yang saat ini tengah ditekuni oleh Yuda Saputra alias Bending (27) warga RT 04 RW 02, Desa Rejoagung, Kec. Kedungwaru, Kab. Tulungagung. Bisnis yang menghasilkan banyak keuntungan tersebut, dihancurkan oleh Sat Resnarkoba Polres Tulungagung.

Selain menghentikan bisnisnya, anggota Polres Tulungagung yang khusus menangani kasus narkoba tersebut, juga menangkap dan menjebloskan pemuda bertato tersebut, kedalam sel tahanan Polres Tulungagung.

Hal tersebut terjadi, dikarenakan, bisnis yang digeluti oleh Yuda Saputra alias Bending yakni, jual beli narkotika jenis Pil Double L dan Sabu. Ia ditangkap pada hari Jum’at (09/07/2021) pagi di dalam rumahnya.

Paur Subbag Huma Polres Tulungagung, Iptu Nenny Endah Sasongko, S.H., menjelaskan, pelaku sudah ditetapkan menjadi tersangka. Sebelumnya, anggota Sat Resnarkoba telah melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap aktivitas tersangka.

“Informasi yang didapatkan dari masyarakat ternyata benar. Saat dilakukan penggerebekan dan penggeledahan, anggota menemukan ratusan Pil Double L dan 4 poket sabu,” ungkap Iptu Nenny.

Dari penangkapan terhadap tersangka, anggota Sat Resnarkoba Polres Tulungagung menyita barang bukti berupa, sebuah ATM BRI, uang Rp. 276.000, 1 lembar bukti trasnfer, 1 tas warna merah, sebuah timbangan digital, 4 poket sabu, 2 buah sobekan kertas isolasi hitam, sebuah bungkus tropikana, 1 tas doreng, 1 dompet warna kuning, sebuah bong, 1 skrop sedotan, 2 pipet kaca, 1 tutup botol alat bong, 2 poket sabu, 1 botol plastik putih, 678 butir pil double L, sebuah kresek hitam dan putih, 2 buah plastik klip, sebuah isolasi hitam, 1 unit HP Xiaomi warna biru serta sebuah buku catatan.

“Saat dirungkus, tersangka tidak melakukan perlawanan serta mengakui semua perbuatannya. Selanjutnya, tersangka beserta barang buktinya langsung dibawa ke Mapolres Tulungagung untuk dilakukan proses lebih lanjut,” lanjutnya.

“Pasal 114 ayat (1) Subs. Oasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 197 Subs. Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2) UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,” pungkasnya.

Journalist : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *