Spread the love

Metro liputan7.com – Banyumas – satuan reserse narkoba atau (satresnarkoba) Polres Purbalingga grebek sebuah rumah kontrakan di desa gemuruh kecamatan Padamara hasilnya petugas mendapati ratusan butir obat terlarang selain menyita barang bukti 2 pelaku juga berhasil diamankan.

Kabag ops Polres Purbalingga Kompol Pujiono menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat setelah dilakukan penyidikan mendapatkan 2pelaku yang akhirnya Sabtu tanggal 3 bulan Juli melakukan penggerebekan di rumah nya.

Tersangka yang pertama kali diamankan yaitu rkp(21) dari keterangan tersangka inilah kemudian tersangka lain berinisial IDCS (38)yang menjual obat terlarang kepada rkp turut diamankan kata Kompol Pujiono saat mengemukakan di konferensi pers pada Jumat 9 /7/2021 siang di Polres Purbalingga.

Disampaikan dua tersangka yang merupakan pengedar obat terlarang keduanya adalah warga Banyumas rkp umur (21 tahun) dari kelurahan berkoh kecamatan Purwokerto Selatan kabupaten Banyumas, keseharian dia bermata pencaharian sebagai seorang buruh warga Purwokerto timur dan tersangka lainnya ID CS (38 )juga seorang buruh warga Purwokerto timur kabupaten Banyumas kedua tersangka merupakan pengedar obat-obatan terlarang jenis eximer dan tramadol jelasnya.

Barang bukti yang diamankan yakni 26 lempeng obat terlarang jenis tramadol dan 432 butir obat jenis eximer uang hasil penjualan obat terlarang sebesar rp670.000, dan juga sabtu telepon genggam satu tas cangklong wanita warna hitam coklat merk baffbacck.Tersangka dikenakan pasal 196 sudah pasal 98 ayat 2 dan ayat 3 undang-undang RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan ancaman hukuman pasal tersebut yaitu pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak satu miliar ungkap bapak Pujiono.

Maraknya pandemi covid 19 seolah di anggap mempermudah dalam mengais rejeki lewat barang haram tersebut himbauan juga di paparkan oleh tim dari polres agar lebih hati hati jangan pernah bermain narkoba atau narkotika karena enak ga seberapa sengsara menantinya.

Journalist : Team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *