Spread the love

Surabaya || Metroliputan7.com – Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak ungkap kasus penyebaran Video dan Perusakkan mobil Patroli di jalan Bulak Banteng Surabaya Selasa 13 Juli 2021.

Awal mula Kericuhan terjadi saat digelar operasi jam malam dan penertiban masker sesuai penerapan PPKM Darurat di wilayah Kecamatan Kenjeran. Sebelumnya Oprasi berjalan dengan lancar tak lama kemudian masa datang tiba-tiba terprovokasi dan kekompakan warga akhirnya terjadilah kericuhan.

Dari informasi di himpun aksi ini bermula ketika petugas gabungan dari Polsek Kenjeran, Satpol PP dan staf Kecamatan Kenjeran melaksanakan operasi jam malam dan penertiban masker di sebuah warung kopi (Warkop) yang belakangan diketahui milik Eko di Jalan Bulak Banteng Wetan surabaya.

Selanjutnya pelaku di tangkap setelah memposting Video Insiden perusakan mobil patroli Lantas dan satpol PP di jalan Bulak Banteng melalui akoun Facebook yang berisinial (Bari Herman) serta memberikan Narasi terhadap Video tersebut Bahwa di jalan Bulak Banteng ”Anti PPKM Darurat.,”Ujarnya Bari Herman Tersangka yang berinisial (H) Swasta di tangkap karena penyebaran Video tersebut, di jerat pasal 28 ayat (2) UU RI No. 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Kemudian (FA) yang di tangkap sebagai pelaku perusakkan mobil patroli Lantas Polsek Kenjeran yang menggunakan Batu bara di tahan ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak,” Ujarnya Ganis Setyaningrum.

Tersangka di jerat pasal 214 KUHP Jo. Pasal 211, 212 KUHP subsider Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 UU No. 4 Tahun 1984 Tentang Wabah Penyakit Menular Jo. Inmendagri No. 15 tahun 2021 Tentang PPKM Darurat lebih subsider Pasal 15 UU Nomor 1 tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana.

Journalist : Fathur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *