Spread the love

Tulungagung – Metroliputan7.com.- Seorang residivis pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) berhasil diterkam oleh Tom Khusus (Timsus) Resmob Macan Agung (RMA) Sat Reskrim Polres Tulungagung.

Tidak tanggung-tanggung, pelaku sudah keluar masuk Lapas sebanyak 5 kali dengan kasus yang sama. Pelaku yakni, Wawan Arik Dhianto (41) asal Lingkungan 05 4/1, Ds/Kec. Ngunut, Kab. Tulungagung.

Terkahir kali, pelaku melancarkan aksinya di sebuah rumah yang berlokasi di Ds. Sambijajar Kec. Sumbergempol Kab. Tulungagung, Kamis (22/04/2021) yang lalu.
Pelaku ditangkap di sebuah kontrakan Jl. Kemantren II 45A, Rt. 4 Rw. 3, Kel. Bandungrejosari, Kec. Sukun, Kota. Malang. Karena pelaku berada di wilayah hukum Polres Kota Malang, Timsus RMA dibackup oleh Tim Resmo Polres Kota Malang.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Christian Kosasih, S.I.K., melalui Paur Subbag Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Endah Sasongko, S.H., menyampaikan, pelaku yang berhasil ditangkap, merupakan seorang spesialis pembobolan rumah dan sudah lama beraksi.

“Pelaku berhasil ditangkap pada hari Kamis (05/08/2021) sekitar pukul 21.00 WIB, saat berada didalam rumah kontrakannya. Setelah berhasil ditangkap, pelaku beserta barang buktinya langsung dibawa ke Mapolres Tulungagung,” ucap Iptu Nenny.

Dari hasil interograsi yang dilakukan oleh Tim Penyidik, sebelum ditangkap, pelaku telah melakukan aksi yang sama sebanyak 5 kali dengan TKP yang berbeda.

“Selain itu, pelaku juga pernah ditangkap sebanyak 5 kali, yakni oleh, Polsek Rejotangan, Polsek Kalidawir, Polsek Kedungwaru, Polsek Wonodadi Blitar, Polres kota Blitar,” papar Nenny.

Karena berusaha melawan petugas dan berusaha kabur saat digelar pra rekontruksi, petugas pun terpaksa memberikan hadiah timah panas dikaki pelaku yang sudah lama malang melintang didunia Curat.

“Dengan terpaksa ditembak dibagian kaki, karena pelaku tidak kooperatif dan berusaha melakukan penyerangan terhadap anggota kami,” lanjut Nenny.

Sebelum melancarkan aksinya, pelaku melakukan pemantauan terhadap rumah yang sudah ditargetkan. Pelaku berangkat dari Malang dan mengincar rumah yang pintunya tertutup.

“Pelaku mengetuk pintu rumah yang ditargetkan. Saat ada yang menjawab dari dalam rumah, pelaku langsung berlari dan mendobrak pintu belakang rumah serta menguras barang yang ada didalam rumah,” urai Nenny.

Dari penangkapan terhadap pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa, 3 buah cincin emas, 1 pasang anting emas, 1 unit sepeda motor Beat merah putih nopol AG 5140 RBV beserta STNKnya, depasang sepatu kain warna biru, 2 buah jaket jemper warna abu-abu dan merah, sebuah celana panjang jean warna biru, sebuah celana pendek jean warna biru dan sebuah HP Samsung A21 warna putih.

“Pelaku akan kembali merasakan dinginnya tembok penjara. Pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 KUHP yang ancaman hukumannya 9 tahun penjara. Karena pelaku seorang residivis, kemungkinan, masa tahanannya, akan ditambah,” pungkasnya.

Journalist : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *