Spread the love

Tulungagung -Metroliputan7.com.- Naas bin sial. Begitulah nasib yang kini dialami oleh H.Didik Taufik Adityansah. Bagaimana tidak, belum sempat menikmati hasil curiannya, pria 45 tahun tersebut, lebih dulu berhasil diamankan oleh korbannya.

Sebelum diamankan, pria asal Dsn. Baujeng, Ds. Baujeng, Kec. Beji, Kab. Pasuruan yang indekos di ds. Sobontoro, kec. Boyolangu kab. Tulungagung tersebut, sempat membawa barang curiannya sejauh 1 Km dari TKP.

Alhasil, pelaku yang beraksi di Ds. Ngrejo Ds. Joho, Kec. Kalidawir, Kab. Tulungagung, pada Kamis (05/08/2021) sekitar pukul 15.00 WIB tersebut, kini harus meringkuk dalam sel tahanan Polsek Kalidawir Polres Tulungagung.

Tidak tanggung – tanggung, saat beraksi, pelaku tidak hanya mencuri sebuah mesin disel pemeras tebu saja, melainkan gerobaknya juga dibawa kabur oleh pelaku yang saat kejadian mengemdarai sepeda motor jenis Suzuki Shogun bernopol AG 3341 SB.

Kapolsek Kalidawir AKP Santoso, S.H., melalui Paur Subbag Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Endah Sasongko, S.H., mengatakan, awalnya, korban akan membersihkan mesin disel yang setiap hari digunakan oleh korban untuk memeras tebu.

“Selang 30 menit setelah ditinggal korbannya masuk kerumah, mesin disel pemeras tebunya telah raib dicuri oleh orang yang tidak dikenal. Padahal jarak mesin tebu dengan rumah korban hanya 50 meter,” ulas Nenny.

Masih Iptu Nenny, korban yang dibantu rekannya, langsung melakukan pencarian mesin disel pemeras tebu tersebut. Setelah mengamati jalan, sekitar 1 Km dari TKP, korban melihat ada seseorang yang membawa gerobak yang berisikan mesin disel pemeras tebu miliknya.

“Korban bersama rekannya, langsung menghentikan pelaku serta membawanya ke balai desa. Keesokan harinya, pelaku beserta barang buktinya diserahkan ke Mapolsek Kalidawir,” lanjut Nenny.

Adapun beberapa barang bukti yang diamankan oleh polisi diantaranya, sebuah diesel merk Hiirochi beserta gerobak/tempat untuk memeras tebu, sebuah kebo/sak plastik (bekas tempat karbonat powder), 1 unit sepeda motor Suzuki shogun Nopol AG 3341 SB dan sebuah jaket warna hitam.

“Kini pelaku sudah dijebloskan kedalam sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku akan dijerat dengan Pasal 362 KUH Pidana yang ancaman hukumannya 7 tahun penjara,” pungkasnya.

Journalist : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *