Spread the love

Tulungagung – Metroliputan7.com.- Seorang pengedar narkotika jenis sabu dan Pil Double L berhasil diringkus oleh Sat Resnarkoba Polres Tulungagung didalam rumahnya pada hari Jum’at, tanggal 13 Agustus 2021 sekira pukul 07.00 WIB.

Dari penangkapan pengedar narkotika tersebut, polisi uang khusus menangani perkara narkotika tersebut, berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 poket shabu dengan berat bruto sekira 0,42 gram dan 143 butir pil double L.

Selain itu, terdapat barang bukti lain berupa, sebuah pipet kaca berisi sabu dengan berat bruto sekira 1,25 gram, 2 buah pipet kaca, 2 buah skrop plastik, sebuah bong, 6 buah korek gas, sebuah kotak plastik warna putih, sebuah sedotan, 3 botol plastik, 3 pak plastik klip, sebuah kotak bekas permen frozz, sebuah bekas bungkus rokok marlboro, uang Rp. 100.000 dan sebuah HP.

Adapun identitas pengedar yang sudah dijebloskan kedalam sel tahanan Polres Tulungagung yakni, Dedy Ariyanto (33) asal RT 004, RW 006, Ds. Plandaan, Kec. Kedungwaru, Kab. Tulungagung.

Paur Subbag Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Endah Sasongko mengatakan, pelaku sudah lama menjadi target operasi (TO) Sat Resnarkoba Polres Tulungagung dan akhirnya berhasil diringkus.

“Setelah dilakukan penangkapan dan penggeledahan, pelaku beserta barang buktinya langsung dibawa ke Mapolres Tulungagung untuk dimintai keterangan dan pertanggungjawaban,” ucap Nenny.

Hingga sampai saat ini, anggota Sat Reskrim Polres Tulungagung masih melakukan pengembangan dengan memburu pengedar ataupun bandar yang ada didalam jaringan pelaku kelahiran Samarinda tersebut.

“Ini sudah menjadi komitmen kami untuk membebaskan Kab. Tulungagung dari pengaruh narkotika. Karena, kami ingin menyelamatkan masa depan generasi bangsa ini,” ungkap Nenny.

“Pelaku ini, akan dikenakan Pasal 114 ayat (1) Sub pasal 112 ayat (1) UURI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 197 sub pasal 196 Jo pasal 98 ayat (2) UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Jo pasal 60 ke 10 UU RI No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja,” pungkasnya.

Journalist : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *