Spread the love

Sidoarjo – metroliputan7.com.- lagi terjadi pengancaman serta perampasan kendaraan bermotor di lakukan oleh 4 debt collektor yang mengaku dari pihak perusahaan leasing FIF ASTRA SPEKTRA tidak sesuai prosedur mengancam serta menarik paksa kendaraan bermotor di rumah korban alasan menunggak angsuran atau terlambat bayar angsuran

Kejadian hari selasa tanggal 24 /082021.meninggalkan trauma sangat dalam terhadap keluarga korban berinisial M. I karena sikap arogan.serta ucapan kata kata kasar mengancam .
Tindakan debt colilektor tersebut jelas tidak sesuai prosedur atau undang undang
Karena mereka tidak bisa tunjukan identitas dirinya atau surat kuasa dari pihak finance untuk menyita atau menarik kendaraan yang menunggak bayar angsuran juga tidak bisa menunjukan sertifikasi profesi kepada debitur
mereka justru mala balik mengancam tetap membawa paksa kendaraan yang terparkir di rumah
dan debitur hanya di beri tanda terima tidak jelas di duga keras rekayasa
Awak media mencoba meminta pendapat pimpinan redaksi media harian on line aba Munif apakah tindakan yang di lakukan debt coilektor tersebut sesuai undang undang atau sesuai prosedur apalagi motor yang bernomor polisi AE 6474 QB merk Honda tahun 2011.warna Merah masih di tangan pemilik. Perbuatan tersebut bisa di kenakan Undang Undang KUHP pasal368 tentang perampasan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara atau bisa di kenakan pasal 365 pencurian dengan kekerasan dan pasal 378.penipuan ungkap beluau. Dan memberikan saran kepada korban untuk segera melaporkan ke kantor polisi terdekat

Masyarakat sangat berharap pihak kepolisian memberikan tindakan terhadap debt colilektor yang sering mangkal bergerombol di sekitar jalan raya Krian kabupaten sidoarjo yang sudah meresahkan masyarakat. Karena sangat mengganggu aktivitas masyarakat apalagi di tengah pandemi saat ini.

Journalist : Iswandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *