Spread the love

Tulungagung – Metroliputan7.com.- Seorang pengedar narkotika jenis Pil Double L yang ditangkap oleh Sat Resnarkoba Polres Tulungagung beberapa hari yang lalu saat Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2021, meninggal dunia di RS. Bhayangkara Tulungagung pada hari Minggu (05/09/2021) sekitar pukul 17.35 wib.

Adapun pengedar Pil Double L yang meninggal yakni, MS alias Ambon. Seblumnya, saat ditangkap dan dimasukkan ke sel tahanan Polres Tulungagung, kondisi MS sehat sesuai hasil pemeriksaan dokter RS Bhayangkara Tulungagung.

Pada hari Munggu (05/09/2021) sekitar pukul 14.00 WIB, korban terlihat gelisah. Sehingga petugas jaga melaporkan hal tersebut ke anggota Sat Resnarkoba Polres Tulungagung dan Kasat Tahti Polres Tulungagung.

Selanjutnya, korban diberi obat sesuai petunjuk dokter. Namun sekitar pukul 16.00 WIB, MS mengalami sesak. Sehingga, MS langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Tulungagung untuk dilakukan pemeriksaan dan perawatan. Bamun sayang, sekitar pukul 17.35 WIB, MS dinyatakan meninggal dunia.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nenny Endah Sasongko mengatakan, MS baru menghuni sel tahanan selama tiga hari sejak tanggal 2 September 2021 setelah ditangkap oleh anggota Sat Resnarkoba Polres Tulungagung.

“Saat dibawa ke Mapolres Tulungagung, MS masih dalam kondisi sehat untuk dimintai keterangan terkait jaringannya. Meninggalnya MS, diduga karena sakaw yang akhirnya berimbas ke sakit sesak nafasnya yang sudah akut,” kata Iptu Nenny.

Anggota Polres Tulungagung pun, langsung menghubungi pihak keluarga guna meminta keluarga untuk melihat kondisi MS yang sudah meninggal di RS bhayangkara Tulungagung.

“MS murni meninggal karena sakitnya yang sudah akut. Jenazah MS juga sudah disaksikan oleh pihak keluarga dan memberikan hasil ver jenazah kepada pihak keluarga,” pungaksnya.

Journalist : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *