Spread the love

Opini – Metroliputan7.com.- Musuh yang terberat adalah rakyat sendiri,
Ini sudah dialami sendiri oleh Presiden Soekarno dan sekarang dialami oleh Presiden Jokowi. Musuh Presiden Jokowi adalah masyarakat kadrun, kaum kadrun ini terdiri dari masyarakat biasa, pengusaha, profesor, ulama, politisi dan LSM. Selama 7 tahun Presiden Jokowi berkuasa, kedengkian dan kebencian mereka luar biasa, Presiden Jokowi dihujat, direndahkan, dihina, disebarkan hoax, fitnah, dengan demo2 bayaran recehan berkali Presiden Jokowi hendak dijatuhkan, masyarakat diprovokasi, dibakar dan diadu domba. Sehebat apapun prestasi karya kerja nyata Presiden Jokowi bagi mereka Presiden Jokowi tidak ada prestasi apapun, presiden terburuk dan semuanya Salawi. Dendam politik atau dendam lainnya dari group 3 C terus menyerang. Demikian juga dgn ormas HTI dan FPI yg sangat membenci Presiden Jokowi meskipun sudah dibubarkan tetapi tetap eksis.
Demikian juga dgn LSM MI, seharusnya MI ini menjadi pemersatu, mendamaikan, tetapi dgn peryataan2 mereka selama ini justru menjadi pemecah belah, MI harusnya fokus ttg masalah radikalisme, intoleransi dan terorisme dinegara kita ini, tetapi jika terjadi serangan bom bunuh diri dari teroris didlm negeri, MI malah ngeluarkan peryataan konyol ” Jangan dikaitkan dgn agama tertentu “.
M*I bukan sibuk ngurus masalah radikalisme, intoleransi dan terorisme dinegara kita, tetapi justru sibuk nyerang Presiden Jokowi.

Musuh yang terberat adalah rakyat sendiri. Rakyat yang mabuk akan budaya luar. Yang kecanduan agama. Yang rela membunuh bangsa sendiri demi menegakan budaya asing.
: Orang2 yang belajar agama ke Arab Saudi maupun Timur Tengah, orang2 yg menempuh pendidikan kenegara lain seperti AS dan Eropa, setelah selesai menempuh pendidikan maka pulanglah dan jangan bawa budaya negara tsb disana, banggalah dgn budaya dan adat istiadat asli dinegara kita Indonesia sendiri, peliharalah, rawatlah dan jangan bangga apalagi dijadikan agama budaya negara lain itu.
Tetapi, bagi orang2 yang telah kecanduan agama, mereka justru mabuk dengan budaya dan busana bangsa Arab. Budaya, adat istiadat dan busana bangsa Arab bahkan mereka jadikan agama, sedangkan adat budaya bangsa sendiri yg lebih mulia harus dimusnahkan karena bid’ah, haram, syirik, musyrik. Mereka adalah orang2 yg kecanduan agama yg sangat berbahaya, karena akal sehat mereka sudah tidak berfungsi lagi. Mereka yg kecanduan agama adalah orang2 sakit jiwa yang rela membunuh bangsa sendiri demi menegakan budaya asing, budaya Arab yg telah mereka jadikan agama.
Kecanduan agama, dengan ideologi maut, dengan doktrin2 sesat sangat berbahaya, kelompok2 teroris dengan bom bunuh diri, angkat senjata, bom sana sini, halal banjir darah demi negara khilafah/agama, mereka adalah orang2 sakit jiwa yg kecanduan agama yang rela membunuh bangsanya sendiri, membunuh negaranya sendiri.

Dinegara kita Indonesia, masyarakat yg baik, masyarakat yg waras jumlahnya jauh lebih banyak dari yang tidak waras, tetapi masyarakat yg baik ini tidak boleh diam dan tidak boleh takut, kita harus bersatu terus melawan mereka demi Indonesia tercinta.

Journalist : Idham

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *